Reuni Alumni Madrasah Aliyah Sombala Bella : Kisah 2005 Segera Kembali Dihidupkan di Bonto Nompo

Ramli - News
04 January 2026 17:21
Alumni 2005 MA. Sombala Bella

TAKALAR - Ada yang istimewa dari hembusan angin di Bonto Nompo, Gowa pada Minggu, 11 Januari 2026 mendatang. Angin itu tidak hanya membawa aroma tanah usai hujan, tetapi juga menyapu rindu yang telah menumpuk selama 20 tahun.

Angin itu akan menyambut mereka yang pernah berseragam putih - abu abu, duduk di bangku yang sama, dan berbagi mimpi di kelas yang sama. Mereka, generasi akhir 2005 Madrasah Aliyah Sombala Bella, akhirnya memutuskan untuk pulang. Pulang ke memori, pulang ke cerita, pulang ke satu nama : angkatan 2005.

Inisiatif ini lahir dari percakapan daring yang tak sengaja terbangun di suatu malam. Sebuah tagar di media sosial, sebuah foto hitam putih yang di-upload, lalu muncul komentar-komentar yang merajut rindu. "Ayo kita kumpul," tulis salah satu di antara mereka.

Kalimat sederhana itu bagai korek api yang menyulut semangat yang selama ini terpendam. Dalam hitungan pekan, grup percakapan digital yang awalnya sepi, kini ramai oleh notifikasi. Mereka yang tersebar dari Gowa, Takalar, hingga Jeneponto, tiba-tiba disatukan oleh satu misi : bertemu muka, bukan hanya di layar.

Tantangan terbesarnya adalah menyambung kembali benang yang hampir putus. "Bukan perkara mudah melacak teman sekelas yang terakhir kali kita lihat masih bersepeda ke sekolah," ujar Mansyur, salah satu penggiat di balik layar yang memimpin "operasi" pencarian data.

Mereka bekerja seperti detektif : menyisir arsip tahunan, melacak melalui kenalan keluarga, hingga menggunakan platform media sosial dengan fitur "orang yang mungkin kamu kenal". Setiap nama yang ditemukan dan setiap nomor yang terhubung adalah sebuah kemenangan kecil. Proses ini sendiri, sebelum acara berlangsung, sudah menjadi cerita reuni tersendiri.

Baca juga:
Produsen HP China Kompak Tinggalkan Android

Bagi banyak pihak, pertemuan ini melampaui nostalgia. Ini adalah kesempatan untuk refleksi. "Kita akan melihat betapa beragamnya jalan hidup yang kita tempuh. Dari satu kelas yang sama, kita menyebar ke berbagai penjuru dan profesi. Ini menunjukkan betapa kuatnya fondasi yang kita dapat dulu, dan betapa menariknya untuk saling belajar kembali," tutur salah satu di antara mereka, yang kini aktif di dunia pendidikan.

Pertemuan ini juga diam-diam diharapkan menjadi jembatan untuk kolaborasi masa depan, baik dalam bisnis, sosial, maupun sekadar jejaring dukungan antar teman sebaya yang memahami konteks kehidupan masing-masing.

Maka, tandai kalender. Minggu di pertengahan Januari 2026 itu bukan hari biasa. Di Bonto Nompo, Kabupaten Gowa, sebentuk waktu akan berhenti sejenak. Lalu lintas dunia akan dilupakan.

Yang ada hanyalah sekelompok manusia yang pernah disebut angkatan 2005 duduk berdampingan, menertawakan lelucon lama, dan membuktikan bahwa ikatan yang terbentuk di bangku sekolah adalah salah satu ikatan terkuat yang bisa bertahan, bahkan melampaui gempuran 20 tahun perubahan. Mereka siap menulis babak baru dari sebuah persahabatan klasik. Selamat datang di rumah, selamat datang di tahun 2005, sekali lagi.

 

Related Posts

Comments (0)

There are no comments yet

Leave a Comment