Peringatan Keras Bos CATL: Derasnya Mobil Listrik China Bisa Picu Kegagalan Baterai Massal
YIBIN — Industri mobil listrik China berkembang begitu cepat. Hampir setiap hari, model baru hadir merebut perhatian konsumen. Namun, di balik gemerlap peluncuran itu, muncul peringatan serius: risiko kegagalan baterai mengintai.
Peringatan tersebut disampaikan Chairman CATL, Robin Zeng, dalam World Power Battery Conference 2026 di Yibin, Sichuan, China. Sepanjang 2026, lebih dari 600 model kendaraan energi baru telah diperkenalkan di China. Persaingan yang ketat memaksa produsen mempercepat siklus pengembangan sekaligus menjaga harga tetap kompetitif.
"Kombinasi peluncuran cepat dan tekanan harga tersebut membuat waktu validasi serta pengujian menjadi terbatas, yang berpotensi meningkatkan risiko kegagalan baterai secara berkelompok," ujar Zeng, dikutip Jumat (11/9/2026).
Standar Kualitas Ekstrem: 1 Cacat per 1 Miliar Sel
Untuk mengantisipasi risiko itu, CATL menerapkan standar pengendalian kualitas yang sangat ketat. Perusahaan menargetkan tingkat cacat hanya satu sel dari setiap satu miliar sel yang diproduksi, atau setara 1 part per billion (PPB). Target ini 1.000 kali lebih rendah dibandingkan standar industri 1 part per million (PPM).
Zeng menjelaskan pentingnya pengendalian kualitas sel melalui konsep barrel effect. Dalam satu paket baterai, kinerja keseluruhan sistem ditentukan oleh sel dengan kapasitas paling rendah atau impedansi paling tinggi. Satu sel yang tidak sesuai standar bisa memengaruhi performa seluruh paket baterai.
Tekanan Harga Sel LFP
Di balik pesatnya pengembangan mobil listrik China, produsen juga menghadapi tekanan harga. Saat ini, harga sel baterai lithium iron phosphate (LFP) dilaporkan berada di bawah 0,35 yuan per Wh. Kondisi ini menggambarkan betapa ketatnya persaingan biaya di industri kendaraan listrik.
Peringatan dari CATL menegaskan bahwa perlombaan mobil listrik di China bukan hanya soal siapa yang paling cepat meluncurkan model terbaru. Industri ini juga menuntut siapa yang mampu menjaga keandalan, keamanan, dan kualitas baterai di tengah produksi massal.