Marquez Kembali Menggila: Menangi Sprint Race Aragon, Kini Terpaut 33 Poin dari Jorge Martin

Marc Marquez.

ARAGON — Marc Marquez kembali menunjukkan taringnya. Pembalap Ducati Lenovo itu memenangi sprint race GP Aragon 2026 di Sirkuit MotorLand, Sabtu (28/9), menjaga peluangnya dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Tambahan poin maksimal dari balapan sprint 11 putaran membuat The Baby Alien kini mengoleksi 212 poin. Ia terus menekan pemuncak klasemen, Jorge Martin.

Pangkas Jarak dari Jorge Martin

Berdasarkan data resmi MotoGP, kemenangan tersebut membuat Marquez kini berjarak 33 poin dari pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin. Pembalap Aprilia Racing itu masih memimpin dengan koleksi 245 poin.

Jorge Martin.

Persaingan gelar berpotensi semakin ketat jika Marquez kembali meraih kemenangan pada balapan utama, Minggu. Jika Marquez meraih 25 poin penuh sementara Martin gagal finis, selisih poin keduanya akan terpangkas menjadi delapan angka.

Diapit Bezzecchi dan Alex Marquez

Namun, perjuangan Marquez untuk kembali naik podium utama di Aragon tidak akan mudah. Pada balapan utama, pembalap berusia 33 tahun itu akan memulai perlombaan dari posisi kedua. Pole position diraih rekan setim Jorge Martin di Aprilia Racing, Marco Bezzecchi. Sementara itu, Alex Marquez yang membela BK8 Gresini Racing MotoGP akan memulai balapan dari posisi ketiga.

Persaingan di barisan depan antara Bezzecchi, Marc Marquez, dan Alex Marquez diperkirakan berlangsung ketat sejak tikungan pertama.

Bangkit dari Cedera

Perjuangan Marquez dalam mempertahankan gelar sempat menghadapi hambatan pada pertengahan musim. Pembalap asal Spanyol itu harus absen pada dua seri penting, GP Prancis dan GP Catalunya, untuk menjalani operasi akibat cedera pada kaki dan bahu kanan.

Kemenangan dalam sprint race GP Aragon menjadi salah satu bukti bahwa Marquez mampu kembali bersaing di level tertinggi. Kini, fokusnya adalah menjaga konsistensi dan meminimalkan kesalahan demi terus mengumpulkan poin penting pada sisa musim.

Mengejar Rekor Valentino Rossi dan Giacomo Agostini

Jika berhasil mempertahankan gelar juara dunia MotoGP 2026, Marquez akan mencatatkan sejarah baru di kelas premier. Gelar tersebut akan menjadi trofi kelas utama kedelapan dalam kariernya, melampaui torehan tujuh gelar milik Valentino Rossi dan menyamai rekor Giacomo Agostini.

Sebelumnya, Marquez menjadi juara dunia kelas premier pada 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2025. Selain sukses di MotoGP, pembalap bernomor 93 itu juga pernah menjadi juara dunia kelas 125cc/Moto3 pada 2010 serta Moto2 pada 2012.

Dengan persaingan musim 2026 yang masih menyisakan sejumlah seri, kemenangan sprint race GP Aragon menjadi modal penting bagi Marquez untuk terus mengejar Jorge Martin di puncak klasemen.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar