Frederik Kalalembang Apresiasi Kinerja Cepat Polres Toraja Utara Tangkap Pelaku Pencurian di Gereja
RANTEPAO — Pengungkapan cepat kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Gereja Katolik Paroki Santa Theresia Rantepao kembali menunjukkan bagaimana penegakan hukum yang bekerja dengan sunyi, sigap, dan tepat sasaran mampu menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
Penangkapan pelaku pembobolan yang diduga sudah sering beraksi ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan dan kerja lapangan yang solid dapat membuahkan hasil yang nyata.
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kalalembang, Jumat (5/12/2025), memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto AW SIK, SH, MSi, Kasat Reskrim IPTU Ruxon SH, serta seluruh jajaran yang bergerak cepat dan profesional hingga berhasil menangkap terduga pelaku hingga ke Makassar.
Frederik Kalalembang menilai keberhasilan ini bukan hanya soal penyelesaian perkara, tetapi mencerminkan wajah Polri yang responsif, terbuka, dan hadir tepat waktu menjawab keresahan masyarakat. Menurutnya, inilah standar kerja kepolisian yang seharusnya menjadi contoh di seluruh wilayah Indonesia.
“Saya selaku anggota Komisi III DPR RI yang merupakan mitra pengawas bidang hukum sangat mengapresiasi kinerja Kapolres Toraja Utara dan jajarannya. Respons cepat ini menunjukkan bahwa Polri bekerja dengan kesungguhan untuk melindungi masyarakat. Cara kerja seperti ini membangun citra kepolisian yang baik, karena masyarakat melihat bahwa setiap laporan ditangani dengan serius, profesional, transparan dan berhasil,” ujar Frederik.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini sejalan dengan semangat reformasi Polri yang menuntut pelayanan yang cepat, presisi, dan berintegritas. Polri yang merespon cepat setiap persoalan sangat dibutuhkan masyarakat.
“Polri yang kita inginkan adalah Polri yang seperti ini, yaitu sigap, responsif, dan mampu memberi rasa aman. Kami bangga melihat kinerja yang demikian, dan kami berharap ini menjadi contoh bagi Polres lainnya dalam merespons setiap kasus dengan cepat dan tuntas,” tambahnya.
Frederik meminta Kapolres Toraja Utara dan jajarannya agar jangan pernah lelah dan terus semangat dalam berkerja memberikan rasa aman ke masyarakat. Citra baik Polri tergantung kinerja baik di lapangan.
Pelaku pembobolan di Gereja diamankan aparat Tim Resmob Polres Toraja Utara
Pelaku Dibekuk di Makassar Setelah Bobol Kamar Pastor
Baca juga:
Ketua MPR RI: Pj Gubernur Sulsel Jangan Buat Gaduh, Ingat Kita Sudah Masuk Tahun Politik
Sebelumnya, Tim Resmob Satreskrim Polres Toraja Utara menangkap pelaku berinisial AW (54), warga Jalan Domba, Makassar, pada Selasa, 2 Desember 2025, sekitar pukul 13.35 WITA di Makassar. Operasi ini dipimpin Kasat Reskrim IPTU Ruxon SH bersama Kanit Resmob Bripka Simbara Buntu Lipa’.
Kasus pembobolan ini terjadi pada Minggu, 30 November 2025 sekitar pukul 07.15 WITA. Pelaku masuk ke area gereja menggunakan mobil Avanza silver dan memanfaatkan situasi saat ibadah berlangsung. Ia naik ke lantai dua, membobol kamar Pastor Henrik Palimbo dengan melepas satu per satu kaca jendela, lalu mengambil amplop berisi uang. Pelaku juga mencoba masuk ke kamar Pastor Yosep namun tidak menemukan barang berharga.
Sekitar pukul 08.05 WITA, pelaku meninggalkan lokasi. Selanjutnya korban melaporkan kejadian dengan dengan nomor teregister LP/B/354/XII/2025 dan segera ditindaklanjuti aparat Tim Resmob.
Kerja profesional dan cepat aparat membuahkan hasil. Pelacakan mengarah hingga ke Makassar, tempat pelaku akhirnya ditangkap tanpa perlawanan. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya.
Polisi menyita sejumlah barang bukti seperti pakaian yang digunakan pelaku, dua unit ponsel, kacamata hitam, serta mobil Toyota Avanza bernopol DD 1878 QF.
Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto AW SIK, SH, MSi, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan yang mengganggu rasa aman masyarakat, termasuk di tempat ibadah. Ia juga mengapresiasi kerja cepat Tim Resmob yang mampu mengungkap kasus dalam waktu singkat.
“Ini adalah bukti komitmen kami bahwa Polres Toraja Utara akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan, apalagi yang mengganggu ketenangan dan keamanan masyarakat, termasuk di tempat ibadah. Kami tidak akan memberikan ruang bagi tindak pidana di wilayah hukum kami,” tegas Kapolres.
Saat ini pelaku sudah mengakui perbuatannya dan kini sedang menjalani proses hukum lebih lanjut di Polres Toraja Utara.(*)

Comments (0)
There are no comments yet