Kedaulatan Data Jadi Fondasi Ketahanan UKM di Era Kecerdasan Buatan

CEO Getfly Technology JSC Nguyen Huy Hoang.

Jakarta – Kedaulatan data dinilai menjadi salah satu faktor penting bagi usaha kecil dan menengah (UKM) dalam menjaga ketahanan bisnis di tengah pesatnya pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

CEO Getfly Technology JSC, Nguyen Huy Hoang, menilai banyak pelaku usaha belum memberikan perhatian yang cukup terhadap pengelolaan dan kepemilikan data. Padahal, proses digitalisasi bisnis menghasilkan berbagai informasi penting, mulai dari data pelanggan, aktivitas operasional hingga pengetahuan internal perusahaan.

Menurut Hoang, persoalan tersebut sering kali tidak disadari sebagai kehilangan kendali atas data. Dampaknya justru lebih banyak terlihat melalui gangguan operasional, ketergantungan terhadap sistem tertentu, hingga sulitnya mempertahankan informasi bisnis secara berkelanjutan.

Kedaulatan data, lanjutnya, sebaiknya tidak hanya dipandang sebagai persoalan teknologi informasi. Bagi bisnis skala mikro hingga menengah, pengelolaan data juga berkaitan langsung dengan tata kelola dan keberlangsungan usaha.

Salah satu tantangan yang dihadapi UKM adalah tingginya ketergantungan terhadap platform pihak ketiga. Kondisi tersebut dapat menimbulkan risiko ketika terjadi perubahan kebijakan, algoritma, biaya layanan maupun pembatasan akses terhadap data.

Selain ketergantungan pada platform, perusahaan juga dapat menghadapi risiko apabila informasi penting hanya dikuasai oleh karyawan tertentu. Data pelanggan, riwayat komunikasi dan proses kerja yang tersimpan di perangkat pribadi, aplikasi pesan maupun spreadsheet terpisah dapat menyulitkan perusahaan ketika pegawai yang bersangkutan tidak lagi bekerja.

Karena itu, pelaku usaha didorong membangun sistem terpusat yang mampu mengintegrasikan data pelanggan dengan proses operasional. Sistem tersebut diharapkan dapat membuat informasi perusahaan lebih terstruktur, mudah diakses sesuai kewenangan, serta dapat digunakan secara berkelanjutan.

Getfly melalui layanan Customer Relationship Management (CRM) mengembangkan sistem yang memungkinkan bisnis menyimpan profil pelanggan, riwayat interaksi, aktivitas penjualan hingga proses tindak lanjut dalam satu lingkungan kerja.

Hoang menilai transformasi digital sebaiknya tidak dimulai hanya dengan menentukan perangkat lunak yang akan digunakan. Perusahaan perlu terlebih dahulu mengidentifikasi bagian operasional yang masih terfragmentasi, kemudian membangun sistem berdasarkan data dan proses kerja yang terstandarisasi.

Pendekatan tersebut juga diterapkan dalam pengembangan Agentic Business OS Getfly yang menggabungkan Getfly CRM dengan AutoFly AI Agent melalui konsep People+Data+AI. CRM berfungsi sebagai basis data bisnis, sedangkan teknologi AI digunakan untuk membantu menganalisis informasi, mengenali potensi risiko dan memberikan rekomendasi tindakan.

Dalam penerapannya, perusahaan tetap dapat menentukan jenis data yang dapat diakses oleh sistem AI. Tahapan persetujuan manajemen juga dapat diterapkan sebelum rekomendasi yang dihasilkan AI dijalankan.

Model tersebut ditujukan agar teknologi AI berfungsi sebagai pendukung pengambilan keputusan tanpa menghilangkan kendali manusia terhadap kegiatan operasional perusahaan.

Kebutuhan pengelolaan data semakin penting bagi UKM di Indonesia seiring bertambahnya penggunaan berbagai kanal digital, seperti lokapasar, aplikasi pesan instan, layanan cloud, CRM hingga beragam teknologi berbasis AI.

Keamanan informasi juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam proses digitalisasi. Pelaku usaha perlu mempertimbangkan standar keamanan, tata kelola data serta kemampuan penyedia teknologi dalam melindungi informasi bisnis.

Getfly telah mengantongi sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Standar tersebut mencakup sejumlah aspek, antara lain pengelolaan risiko, kontrol akses, tata kelola, prosedur operasional serta peningkatan praktik keamanan informasi secara berkelanjutan.

Dengan semakin luasnya pemanfaatan AI, kemampuan UKM dalam mengelola, mengamankan dan mempertahankan kendali atas data diperkirakan akan menjadi bagian penting dalam membangun bisnis digital yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar