Pesta Timuran Jaksel Hadirkan Semarak Budaya Indonesia Timur, Lagu Viral hingga Joget Maumere Meriahkan CIBIS Park

Pesta Timuran Jaksel sukses menghadirkan perayaan musik dan budaya Indonesia Timur yang dipenuhi antusiasme ribuan pengunjung di CIBIS Park, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7).

Jakarta – Pesta Timuran Jaksel sukses menyedot perhatian ribuan pengunjung yang memadati CIBIS Park, Jakarta Selatan, Sabtu (4/7). Festival yang digagas melalui kolaborasi Nadi Creative dan Antara ini menghadirkan perpaduan musik, budaya, komunitas, serta kuliner khas Indonesia Timur dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

Sejak siang hingga malam, pengunjung disuguhkan beragam penampilan musisi lintas generasi yang membawakan lagu-lagu populer dari kawasan Indonesia Timur. Suasana festival semakin semarak ketika ribuan penonton larut bernyanyi bersama mengikuti lagu-lagu viral hingga berjoget Maumere yang menjadi salah satu momen paling dinantikan sepanjang acara.

Pembukaan festival diawali dengan penampilan spesial Idol Timur, yang menampilkan sederet talenta muda asal Indonesia Timur. Pertunjukan ini menjadi simbol regenerasi sekaligus penanda dimulainya perjalanan perdana Pesta Timuran Jaksel. Sejumlah penyanyi yang tampil antara lain Josh Florentino, Niki Becker, Betrand Peto, Kezi Stephanie, Dimansyah Laitupa, dan Angie Carvalho.

CEO Nadi Creative sekaligus Program Director Pesta Timuran Jaksel, Robby Neo, mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh musisi, komunitas, serta masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya festival tersebut.

"Sejak awal, Pesta Timuran Jaksel dibangun dari semangat komunitas. Melihat ribuan orang bernyanyi, berjoget, dan merayakan musik serta budaya Indonesia Timur bersama menjadi kebahagiaan tersendiri. Semoga semangat ini terus tumbuh dan menjadikan Pesta Timuran Jaksel sebagai ruang baku dapa yang selalu dinantikan setiap tahunnya," ujar Robby.

Sepanjang penyelenggaraan, panggung utama menampilkan berbagai konsep pertunjukan eksklusif yang hanya dapat disaksikan dalam festival ini. Mulai dari Dendang Minang Timur, Timur Jazz Rock, Timur Lagu Timur Session, Pesta Timuran, hingga Bagoyang, seluruh penampilan dikemas untuk menampilkan kekayaan musik dan identitas budaya Indonesia Timur dalam berbagai warna.

Festival ini juga menjadi bentuk penghargaan terhadap komunitas-komunitas yang telah berperan dalam perjalanan Timuran Jaksel sejak awal berdiri. Moluccan Soul, yang dikenal sebagai salah satu penggagas lahirnya Timuran Jaksel, tampil sebagai host dan menjaga semangat festival tetap hidup sepanjang acara.

Momentum emosional juga hadir melalui penampilan Toton Caribo, Jacson Seran, Jerry Likumahuwa, dan Miguell Kaidel. Keempat musisi tersebut merupakan sosok yang sejak awal mendukung perkembangan Timuran Jaksel ketika masih tumbuh sebagai gerakan berbasis komunitas.

Tidak hanya menyuguhkan hiburan musik, Pesta Timuran Jaksel turut menghadirkan berbagai aktivitas komunitas, seperti Spice Jam Dance Battle, penampilan dari komunitas Titik Kumpul, hingga deretan stan kuliner yang menyajikan aneka makanan khas Indonesia Timur. Beragam aktivitas tersebut memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi para pengunjung.

CEO Antara, Andri Verraning Ayu, mengatakan festival ini lahir dari keinginan untuk menghadirkan ruang yang lebih luas bagi musik dan budaya Indonesia Timur agar dapat dinikmati masyarakat dari berbagai kalangan.

"Pesta Timuran Jaksel menunjukkan bahwa musik dan budaya Indonesia Timur memiliki tempat yang kuat di hati masyarakat. Antusiasme yang luar biasa hari ini menjadi bukti bahwa festival ini bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga tentang kebersamaan dan kebanggaan terhadap keberagaman budaya Indonesia," kata Andri.

Keberhasilan penyelenggaraan edisi perdana Pesta Timuran Jaksel menjadi gambaran besarnya antusiasme masyarakat terhadap musik dan budaya Indonesia Timur. Festival ini tidak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga ruang perjumpaan yang mempererat hubungan antarkomunitas, lintas generasi, dan berbagai latar belakang budaya dalam semangat persaudaraan khas Indonesia Timur.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar