Minum Kopi Sampai 5 Cangkir Sehari: Ini Penjelasan Dokter!
MENGABARI.COM – Kabar gembira bagi para pecinta kopi. Minum kopi hingga lima cangkir sehari disebut-sebut dapat mendukung kesehatan jantung. Namun, jangan buru-buru menyeduh kopi sebanyak-banyaknya, ada aturan penting yang perlu diperhatikan, terutama soal cara penyeduhan.
Selama ini, kopi kerap dibayangi anggapan bahwa kafein dapat berdampak buruk bagi jantung. Kontroversi mengenai batas aman konsumsi kopi pun masih terus hangat diperdebatkan. Ada yang menyebut 3–4 cangkir sehari, bahkan ada pula yang menyarankan 5 cangkir sebagai batas aman. Lantas, mana yang benar?
Dokter kardiovaskular, Chauncey W. Crandall, mengungkapkan bahwa 4–5 cangkir kopi per hari justru dapat memberikan manfaat bagi jantung. Namun, ia mengingatkan bahwa manfaat tersebut tidak berarti semakin banyak kopi akan semakin baik. Konsumsi kopi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing individu.
Salah satu hal yang kerap luput dari perhatian adalah metode penyeduhan. Ternyata, cara menyeduh kopi sangat memengaruhi kandungan senyawa yang masuk ke dalam tubuh. Kopi tanpa penyaringan, seperti kopi tubruk atau French press, mengandung lebih banyak minyak alami yang dapat memengaruhi kadar kolesterol dalam darah.
"Kopi yang melalui proses penyaringan lebih baik daripada semua jenis kopi lainnya, karena menarik kandungan minyaknya keluar dari kopi sehingga meningkatkan khasiatnya untuk mencegah kolesterol," jelas dr. Crandall.
Penelitian yang melibatkan lebih dari 21.000 orang dewasa di Norwegia membuktikan hal ini. Hasilnya menunjukkan bahwa metode penyeduhan menjadi salah satu faktor penting. Kopi dengan penyaringan minimal memberikan pengaruh lebih besar terhadap peningkatan kolesterol dibandingkan kopi yang diseduh dengan filter.
Dalam enam cangkir kopi tubruk atau French press, kadar kolesterol tercatat lebih tinggi. Konsumsi espresso dalam jumlah tertentu juga menunjukkan peningkatan kadar kolesterol. Sementara itu, sejumlah penelitian observasional justru menemukan bahwa konsumsi kopi berat tidak berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan irama jantung.
Namun, para peneliti mengingatkan bahwa hasil penelitian tetap perlu dilihat berdasarkan kondisi dan karakteristik setiap individu. Jadi, meskipun kopi lima cangkir sehari bisa bermanfaat, tetap perhatikan cara menyeduhnya dan dengarkan sinyal tubuh Anda sendiri.










