Hacker Bobol Perusahaan Militer Israel: 30 Terabyte Data Dicuri, Termasuk Cetak Biru Tank Merkava

Ramli Nur
IMCO: Jantung Rantai Pasokan Militer Israel.

GAZA – Dunia siber kembali diguncang! Media berbahasa Ibrani, Israel Hayom, melaporkan serangan siber besar-besaran yang menargetkan perusahaan industri militer Israel, IMCO. Kelompok peretas bernama "Cyber Support Front" diklaim telah mencuri sekitar 30 terabyte data, termasuk dokumen militer yang sangat sensitif dengan 10 terabyte di antaranya berupa informasi strategis yang terkait langsung dengan sistem persenjataan Israel.

Israel Hayom menggambarkan insiden ini sebagai serangan berskala luas yang menunjukkan penetrasi mendalam ke infrastruktur IMCO. Perusahaan yang dianggap sebagai salah satu pemasok utama kementerian perang Israel ini secara resmi mengakui bahwa infrastrukturnya mengalami "kerusakan serius" setelah serangan siber yang meluas. Bahkan, tingkat keparahannya memaksa IMCO membentuk tim krisis khusus dan mendatangkan spesialis asing untuk mengatasi dampak serangan.

Menurut laporan, peretas tidak hanya meretas jaringan komunikasi dan server penyimpanan data, tetapi juga mencuri:

  • Cetak biru pembuatan produk militer
  • Kontrak-kontrak penting
  • Rekaman kamera pengawasan dari dalam fasilitas

Yang lebih mengkhawatirkan, peretas berhasil mengakses data yang terkait langsung dengan sistem persenjataan darat, udara, dan rudal Israel. IMCO adalah pemasok utama untuk Direktorat Kendaraan Lapis Baja (MANTAK), yang memasok sistem kelistrikan, komputer medan perang, dan layar pintar untuk tank Merkava, serta kendaraan lapis baja Namer dan Eitan.

Dengan 600 karyawan dan tujuh fasilitas produksi di wilayah pendudukan dan seluruh dunia, IMCO bukan sekadar pemasok biasa. Perusahaan ini adalah mata rantai vital dalam rantai pasokan sistem senjata darat, rudal, dan pertahanan udara Israel. Keberhasilan peretas menembus pertahanan IMCO menjadi alarm serius bagi keamanan industri militer Israel.

Yang membedakan insiden ini dari serangan siber sebelumnya adalah pengakuan resmi IMCO sendiri. Perusahaan mengonfirmasi terjadinya "peristiwa keamanan serius" dan membuka kasus penyelidikan internal. Langkah ini menunjukkan bahwa serangan tersebut benar-benar menantang lapisan pertahanan raksasa industri militer Israel.

Media Ibrani, termasuk TechTime dan Israel Hayom, meliput insiden ini secara ekstensif dan menekankan pembentukan tim investigasi. Ini adalah pengakuan efektif bahwa operasi siber ini lebih dari sekadar klaim, ini adalah pukulan nyata bagi keamanan nasional Israel.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar