Gantikan Dadan Hindayana Tersangka Korupsi, Nanik Deyang Justru Mundur dalam 44 Hari karena Jantung

Ramli Nur
Nanik S Deyang berjabat tangan dengan Presiden Prabowo Subianto usai dilantik menjadi Kepala BGN.

JAKARTA – Baru 44 hari menjabat, Nanik S. Deyang resmi mengundurkan diri dari kursi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan mengejutkan ini kembali mengguncang kabinet Presiden Prabowo Subianto, terlebih karena Nanik adalah sosok yang ditunjuk untuk menggantikan Dadan Hindayana yang tersangkut kasus dugaan korupsi. Kini, ia harus meninggalkan posisi strategis itu demi menyelamatkan nyawa menjalani pengobatan jantung di luar negeri.

Pelantikan Nanik pada 8 Juni 2026 lalu masih membekas di ingatan publik. Kala itu, di Istana Negara, ia dilantik bersama dua wakilnya, Agustina Arumsari dan Trenggono, berdasarkan Keppres RI Nomor 18/M Tahun 2026 untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029. Momen haru pun tak terelakkan; usai berjabat tangan dengan Prabowo, Nanik tak kuasa menahan tangis, beberapa kali menyeka air mata yang membasahi pipinya sebuah pertanda betapa berat amanat yang ia pikul.

Namun, takdir berkata lain. Kurang dari dua bulan mengemban tugas, kesehatan jantungnya memaksanya untuk mengambil langkah drastis. Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, membenarkan kabar ini. "Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala BGN," ujarnya.

Dalam unggahan Facebook yang turut dibagikan Dirgayuza, Nanik mencurahkan isi hatinya dengan penuh haru. Ia pamit untuk terbang ke luar negeri pada hari itu juga. Bukan karena tak percaya pada dokter Indonesia, tegasnya, melainkan untuk mencari second opinion dan menindaklanjuti rekomendasi dari kerabat di tempat yang ia tuju.

Meski telah mengucapkan salam perpisahan dari posisi puncak BGN, Presiden Prabowo belum sepenuhnya melepasnya. Dengan penuh prihatin, Prabowo menyetujui pengunduran diri Nanik, namun memberikan kejutan lain. Presiden meminta Nanik untuk tetap terlibat mengawasi BGN dari balik layar, melalui posisi Ketua Dewan Pengawas yang akan segera dibentuk. 

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar