Alarm Bandara Vilnius: Dikira Drone Militer, Ternyata Sekawanan Burung
MOSKOW — Kepanikan sempat melanda Lituania pada Minggu ketika radar mendeteksi apa yang diduga sebagai drone di wilayah udaranya. Insiden itu memicu penutupan Bandara Vilnius dan pengerahan setidaknya satu jet tempur NATO. Namun, setelah jet tersebut melakukan identifikasi visual, hasilnya mengejutkan: objek yang terdeteksi ternyata hanyalah kawanan burung.
Peringatan udara pun dicabut dan bandara dibuka kembali hanya dalam waktu 38 menit, demikian disampaikan Pusat Manajemen Krisis Nasional Lituania.
"Pada pembacaan radar awal, tanda yang dihasilkan oleh burung dan drone bisa terlihat serupa," tambah pernyataan tersebut, dikutip dari Al Arabiya.
Jet tempur dikerahkan dari Siauliai di Lituania utara tempat Angkatan Udara Italia saat ini berpangkalan sebagai bagian dari misi Pertahanan Udara Baltik NATO. Maraton Vilnius yang sedang berlangsung di ibu kota tidak terganggu oleh insiden tersebut.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa perang di Ukraina dapat meluas hingga ke perbatasan utara NATO dengan Rusia. Sebelumnya, drone militer dilaporkan sempat masuk secara tidak sengaja ke wilayah udara Finlandia, Estonia, Latvia, dan Lituania memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik.
Sementara itu, di medan perang, Rusia meluncurkan lebih dari 450 drone ke seluruh wilayah Ukraina dalam serangan semalam. Menurut Angkatan Bersenjata Ukraina, dari 453 drone yang diluncurkan, 409 di antaranya berhasil dilumpuhkan. Namun, 13 lokasi tetap terkena serangan.
Serangkaian serangan terhadap kota Stryi di wilayah Lviv yang berbatasan dengan Polandia menyebabkan kerusakan pada sebuah gedung hunian bertingkat, bangunan di dekat sekolah, dan bangunan di dekat stasiun kereta api.
Di kota Izyum, seorang wanita berusia 26 tahun tewas akibat ledakan perangkat peledak, menurut Kepala Administrasi Militer Regional Kharkiv, Oleh Syniehub. Kota Kharkiv dan 15 permukiman di wilayahnya juga diserang, mengakibatkan tiga orang terluka termasuk seorang wanita berusia 73 tahun.
Pada Sabtu, setidaknya lima orang terluka di wilayah Volyn, Ukraina barat, setelah Rusia melancarkan serangan besar-besaran yang berlangsung lebih dari empat jam. Gubernur Roman Romaniuk menyebut lebih dari 10 drone terbang di wilayah udara daerah itu. Sebuah kereta api di Lutsk yang telah dievakuasi terkena serpihan dan memicu kebakaran.
Ukraina tidak tinggal diam. Dua orang tewas dan 12 lainnya terluka akibat serangan drone Ukraina yang memicu kebakaran di fasilitas industri di Nizhnekamsk, Republik Tatarstan lokasi pusat penyulingan minyak dan petrokimia utama Rusia.
Badan Intelijen Pertahanan Ukraina juga menyatakan telah menyerang kilang minyak Slavyansk-ECO di Slavyansk-on-Kuban, wilayah Krasnodar Krai, dengan menghantam unit pengolahan minyak utama serta area tangki penyimpanan.
Rusia dan Ukraina terus saling menyerang fasilitas energi menjelang musim dingin. Rusia berfokus pada sektor listrik dan energi Ukraina, sementara Ukraina terutama menargetkan infrastruktur minyak dan gas Rusia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam sebuah wawancara pada Sabtu mengatakan ia bersedia menghadiri KTT G20 di Miami untuk mengadakan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
"Kita harus datang. Kita harus bertemu, berbicara, dan mengambil keputusan," ujarnya. "Ini bukan soal kata-kata. Apa yang akan saya sampaikan kepadanya atau apa yang ingin ia sampaikan kepada saya, itu tidak penting. Hasilnyalah yang penting."
Namun, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut opsi tersebut "mustahil" dan menyatakan bahwa Putin hanya bersedia bertemu dengan Zelenskyy di Moskow.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan bahwa Rusia tidak akan menghentikan "operasi militer khusus"-nya di Ukraina selama kemungkinan perundingan damai berlangsung.