BEI Catat 9 Perusahaan Antre IPO, Sektor Kesehatan Mendominasi

JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat sembilan perusahaan yang tengah antre melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Dari jumlah tersebut, dua perusahaan memiliki skala aset kecil di bawah Rp50 miliar dan empat perusahaan berskala menengah di atas Rp50 miliar. Sementara tiga perusahaan lainnya merupakan perusahaan berskala besar dengan aset di atas Rp250 miliar.

"Hingga saat ini, terdapat 9 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," tulis BEI dalam pengumumannya yang dikutip, Minggu (11/10/2026).

Dari sisi sektor, perusahaan yang antre IPO terdiri dari satu perusahaan basic materials, dua perusahaan energi, satu perusahaan financials, empat perusahaan healthcare, dan satu perusahaan sektor industrials. Sektor healthcare pun menjadi yang paling mendominasi dengan empat perusahaan, disusul energi sebanyak dua perusahaan.

Selain IPO, BEI menyampaikan telah diterbitkan 140 emisi dan 63 penerbit efek bersifat utang dan sukuk (EBUS). Total dana yang dihimpun mencapai Rp138,04 triliun.

Hingga 9 Oktober 2026, terdapat 22 emisi dari 17 penerbit EBUS yang sedang berada dalam pipeline. Klasifikasi sektornya meliputi lima perusahaan dari sektor energi, empat perusahaan dari sektor infrastruktur, tiga perusahaan dari sektor basic materials, tiga perusahaan dari sektor keuangan, serta masing-masing satu perusahaan dari sektor industri dan properti serta real estate.

Dari rights issue, BEI mencatat terdapat 15 perusahaan tercatat atau emiten yang telah menerbitkan rights issue dengan dana dihimpun Rp16,23 triliun hingga 9 Oktober 2026. Adapun satu perusahaan dari sektor properti dan real estate sedang dalam proses melakukan rights issue.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar