Sinergi dan Digitalisasi: Proker Inventarisasi Sukses Integrasikan 1.000 Buku Perpusnas dan 900 Koleksi Perpustakaan Banggae

Kegiatan mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin (Sumber:Aurelya)

Banggae, Takalar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Hasanuddin melaksanakan Program Kerja Inventarisasi Buku di Perpustakaan Desa Banggae sebagai upaya mendukung pengelolaan koleksi perpustakaan yang lebih tertata dan modern. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, yaitu 17, 20, 21, 22, dan 23 Juli, ini berfokus pada pendataan koleksi perpustakaan secara menyeluruh serta penataan buku agar lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Selama pelaksanaan program, mahasiswa berhasil menginventarisasi sekitar 900 koleksi buku Perpustakaan Desa Banggae yang sebelumnya belum memiliki data inventaris. Selain itu, tim juga melakukan inventarisasi terhadap 1.000 buku bantuan dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh koleksi terdokumentasi dengan baik. Proses inventarisasi dilakukan secara teliti dengan mencatat identitas setiap buku sehingga memudahkan pengelolaan dan pencarian koleksi di kemudian hari.

Tidak hanya melakukan pendataan, mahasiswa juga memberikan nomor panggil pada seluruh buku bantuan Perpusnas sesuai sistem klasifikasi yang digunakan. Setelah itu, buku-buku disusun pada rak bantuan Perpusnas berdasarkan kategori A, B1, B2, B3, dan C. Penataan tersebut bertujuan menciptakan susunan koleksi yang lebih sistematis sehingga pengunjung dapat menemukan buku yang dibutuhkan dengan lebih cepat dan efisien.

Sebagai bentuk inovasi dalam pengelolaan perpustakaan, seluruh proses inventarisasi dilakukan secara digital menggunakan spreadsheet. Sistem ini memungkinkan data koleksi tersimpan dengan rapi, mudah diperbarui, serta mengurangi risiko kehilangan data inventaris. Digitalisasi tersebut juga menjadi langkah awal menuju pengelolaan perpustakaan desa yang lebih efektif, transparan, dan mengikuti perkembangan teknologi informasi.

Melalui Program Kerja Inventarisasi Buku, mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Hasanuddin berharap Perpustakaan Desa Banggae memiliki sistem pengelolaan koleksi yang lebih tertib, akurat, dan berkelanjutan.

Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan Perpustakaan Nasional diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan perpustakaan sekaligus memperkuat budaya literasi di Desa Banggae melalui pemanfaatan koleksi buku yang lebih mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar