Nasrullah: S1 Pariwisata UNIFA Siap "Jual" Narasi Lokal ke Panggung Global

Dr. Nasrullah, SST.Par., M.Sc., Kaprodi Pariwisata UNIFA

mengabari.com- Pembukaan Program Studi S1 Pariwisata di Universitas Fajar (UNIFA) bukan sekadar menambah daftar jurusan baru. Di bawah kepemimpinan Dr. Nasrullah, SST.Par., M.Sc., prodi ini dipersiapkan menjadi motor penggerak yang membawa identitas budaya lokal menuju panggung dunia melalui kecanggihan teknologi digital.

Sebagai Ketua Program Studi, Nasrullah menegaskan bahwa kurikulum S1 Pariwisata UNIFA dirancang khusus untuk mencetak inovator, bukan sekadar tenaga kerja administratif.

“Hadirnya prodi S1 Pariwisata di UNIFA bukan sekadar menambah pilihan prodi, melainkan sebuah respons konkret terhadap evolusi industri pariwisata. Kami tidak hanya melatih mahasiswa untuk menjadi bagian yang paham akan operasional, tetapi membentuk mereka menjadi perencana dan pengemban pariwisata,” tegas Nasrullah dalam keterangannya, Rabu (17/3/2026).

Sinergi Budaya dan Digitalisasi

Nasrullah menjelaskan bahwa fokus utama prodi ini adalah menciptakan titik temu antara kearifan lokal dan tren digital. Menurutnya, keberlanjutan pariwisata Indonesia sangat bergantung pada sejauh mana narasi budaya mampu dikemas secara modern namun tetap otentik.

“Fokus kami adalah sinergi antara budaya lokal dan pariwisata digital yang mampu bersinergi dalam mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan. Kami ingin lulusan kami mampu 'menjual' narasi budaya lokal ke panggung global melalui teknologi,” tambahnya.

Membuka Pintu Kolaborasi dan Wirausaha Muda

Tidak hanya terpaku pada teori di ruang kelas, Nasrullah membawa visi kolaboratif dengan merangkul berbagai pihak mulai dari pemerintah, pelaku industri, hingga masyarakat luas. Ia ingin menjadikan S1 Pariwisata UNIFA sebagai pusat riset dan pengembangan destinasi yang kredibel.

Poin-poin strategis yang ditekankan Nasrullah meliputi:

“Kami menargetkan lahirnya wirausahawan muda yang mampu membangun bisnis kuliner hingga startup pariwisata yang adaptif. Harapannya, kerja sama antara akademisi dan praktisi dapat melahirkan inovasi yang memperkuat identitas budaya nasional di kancah internasional,” pungkasnya.

Dengan semangat yang diusung Nasrullah, S1 Pariwisata UNIFA diharapkan menjadi jawaban atas tantangan industri kreatif masa kini, memastikan bahwa kekayaan tradisi lokal tetap bersinar di tengah riuhnya arus digitalisasi global.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar