2 Dekade Teknik Unhas 2006: Ketika Persaudaraan Tak Terulang, Namun Tetap Abadi

Ramli - News
25 March 2026 12:08

MAKASSAR – Lirik lagu Ungu yang berbunyi, "Dan genggam tanganku erat, ku yakin kita bisa, melewati hari ini dengan senyuman," seolah menjadi pengikat yang tak pernah putus bagi keluarga besar Teknik Universitas Hasanuddin Angkatan 2006. Selama dua dekade, sejak tahun 2006, bait-bait tersebut telah menemani perjalanan soliditas dan persaudaraan mereka.

Pada malam bersejarah, Selasa (24/3/2026), ikatan itu kembali diperkuat. Tepat 20 tahun setelah mereka menjejakkan kaki sebagai mahasiswa baru, sebanyak 300 lebih alumni dari enam jurusan—Teknik Sipil, Mesin, Perkapalan, Elektro, Arsitektur, dan Geologi—berkumpul di Phinisi Ballroom, Claro Hotel Makassar. Mereka datang bukan sekadar untuk bernostalgia, melainkan untuk merayakan sebuah perjalanan panjang yang mereka namai dengan tema yang menyentak: TAK TERULANG.

Acara yang bertajuk "2 Dekade Teknik Unhas 2006" ini berlangsung meriah dari pukul 19.00 Wita hingga larut malam. Lebih dari sekadar ajang temu kangen, momen ini menjadi bukti bahwa jarak dan waktu tak pernah mampu mengikis benang merah yang mereka sebut "Kita Bersaudara".

Bukan Ajang Pamer, Tapi Panggung Hati

Dalam sambutannya yang penuh makna, Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Teknik Unhas 2006, Radinal Efendy (Arsitektur 2006), menegaskan bahwa perjalanan dua dekade bukanlah waktu yang singkat.

"Kita berkumpul di sini membuktikan bahwa 2006 selalu eksis. Kita terus berproses dan hingga detik ini, kita semua tetap berkontribusi dalam pembangunan nasional," ujar Radinal dengan lantang, disambut sorak sorai para hadirin yang kompak mengenakan jaket almamater kebanggaan mereka.

Lebih jauh, pria yang juga menjabat sebagai Ketua LSP Gatensi Karya Konstruksi dan Wakil Sekjen GAPENSI ini menekankan bahwa momen 2 Dekade ini bukanlah panggung untuk membandingkan kesuksesan atau pamer pencapaian semata.

"Momentum ini adalah ajang nostalgia, silaturahmi, dan tertawa bersama. Haha hihi, bukan gengsi-gengsian," imbuhnya, mengundang gelak tawa dari seluruh peserta yang hadir.

Rangkaian Nostalgia yang Menyentuh Hati

Ketua Panitia Pelaksana, Haryadi Adma (Mesin 2006), bersama tim kepanitiaan berhasil menyusun agenda yang membuat suasana haru sekaligus meriah. Rangkaian acara dimulai dengan Refleksi 20 Tahun Teknik 2006, di mana potret-potret lama bergulir di layar lebar, membawa setiap orang kembali ke masa-masa muda di kampus.

Puncak emosi terasa pada sesi In Memoriam, sebuah penghormatan bagi rekan-rekan yang telah berpulang namun tak pernah hilang dari ingatan. Suasana haru kemudian berubah menjadi riuh saat Parodi (Kanda Karca) dan Parade 6 Jurusan mengguncang ballroom, diikuti Music Performance yang membuat malam semakin sempurna.

"Terima kasih banyak kepada teman-teman yang hadir, dan juga bagi yang belum sempat hadir namun tak luput dari doa dan dukungan kalian semua. Ini membuktikan bahwa tali persaudaraan kita masih sangat kuat," tutur Haryadi dengan mata berbinar.

Dukungan Penuh untuk Silaturahmi Abadi

Baca juga:
GMTD-PMI Makassar Gelar Donor Darah

Acara yang berjalan singkat namun padat ini juga didukung penuh oleh para sponsor dan donatur dari berbagai kalangan, di antaranya LSP Gatensi Karya Konstruksi, PT MTT, Welding Hub Indonesia, Syam Barokah Jaya, Arsitektur K11an, Claro Hotel, Naval Modesty Taylor, KITA2 Bike Coffee, Hypernova, Mitra Andalan Mineral, Kopi GoodDay, PT Hexa Mulia, Krawangan, Dakota Printing, serta Pemerintah Kota Makassar yang turut mendukung kelancaran acara.

Pukul 12.00 malam, acara resmi ditutup dengan kebersamaan yang luar biasa. Lagu We Are The Champion dan Teknik RAP menggema, diikuti sesi foto bersama enam jurusan yang menjadi penutup sempurna malam yang penuh makna.

"Kita Saudara Selamanya"

Di akhir acara, pesan singkat namun dalam terpampang jelas dalam benak setiap hadirin: "Kita lahir dari rahim yang sama yaitu TEKNIK. Kita saudara selamanya."

Pekikan khas angkatan 2006 pun bergema membelah malam Makassar:

"PERHATIAAAAAANNNNN.....!!!! TEKNIKKK......!!!! MANTAP MENTONG KABLAMPEK! WE ARE THE

CHAMPION! BRAVO BRAVO BRAVO! KEEP ON FIGHTING TILL THE END! NOW AND FOREVER!"

Bagi Teknik Unhas 2006, dua dekade bukanlah akhir. Ini adalah awal dari babak baru persaudaraan yang akan terus dikenang—sebuah kenangan yang memang Tak Terulang, namun akan tetap abadi selamanya.

(Jepon06)

 

 

Related Posts

Comments (0)

There are no comments yet

Leave a Comment