Konsolidasi Besar-besaran! Bahlil Lantik Pengurus Golkar Aceh, Target Raih Kursi Tambahan

Ramli Nur
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

BANDA ACEH – Partai Golkar menggelar konsolidasi besar-besaran di Aceh! Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, resmi melantik 180 pengurus DPD Partai Golkar Aceh di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Sabtu (11/6/2026). Di hadapan para kader yang baru dilantik, Bahlil menyampaikan misi besar: menambah kursi legislatif pada pemilu mendatang.

"Dalam konteks menaikkan kursi, kami menetapkan bahwa konsolidasi adalah instrumen terpenting. Musda dan pelantikan merupakan bagian dari konsolidasi," tegas Bahlil di hadapan para pengurus.

Bahlil mengingatkan bahwa konsolidasi adalah kunci utama keberhasilan partai politik. Ia bahkan mengaku pernah membaca buku yang menyebutkan faktor terpenting kesuksesan partai adalah konsolidasi yang kuat. "Karena itu, saya meminta kepada pengurus provinsi setelah ini segera melaksanakan musda di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa," ujarnya.

Tak hanya itu, Bahlil juga menyinggung kondisi geopolitik global yang masih belum stabil akibat ketegangan di Timur Tengah. Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada stabilitas ekonomi dan sektor energi. Karena itu, Partai Golkar harus berada di garda terdepan dalam mendukung program pemerintah, termasuk Pemerintah Aceh.

"Golkar Aceh saya minta harus bersama-sama dengan Pak Gubernur untuk melanjutkan pembangunan Aceh. Kalau ada yang kurang, dibicarakan baik-baik," katanya.

Dalam kesempatan itu, Bahlil juga menegaskan dukungan penuh Partai Golkar terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka hingga selesai. Ia mengingatkan bahwa ke depan, Golkar punya dua agenda besar: menambah kursi dan mendukung pemerintahan hingga akhir masa jabatan.

"Kapan selesainya? Tanya sama pak Presiden Prabowo," canda Bahlil.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, M. Salim Fakhri, optimistis perolehan kursi Golkar dari Aceh akan meningkat pada pemilu mendatang. Saat ini Golkar Aceh memiliki 88 anggota DPRD kabupaten/kota, anggota DPR Aceh, dan tiga anggota DPR.

"Kami tidak bermuluk-muluk. Insya Allah akan kami tambah. Nanti akan kami buktikan, apalagi kalau kami bisa bersatu dengan Forkopimda," ujar Salim.

 

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar