Rapat Tertutup Satgas PKH Digelar, Kapolri Tak Hadir di Tengah Kasus Febrie

Ramli Nur
Jaksa Agung ST Burhanuddin menghadiri rapat Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).

JAKARTA – Rapat tertutup digelar di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026)! Sejumlah pejabat tinggi negara hadir dalam pertemuan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Pengarah. Namun, satu nama mencolok tidak terlihat: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Pantauan di lokasi, para pejabat anggota Satgas PKH mulai berdatangan sejak pukul 10.00 WIB. Di antaranya Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon, serta Kepala BPA Kejagung Kuntadi.

Namun, Kapolri yang menjabat sebagai Wakil Ketua Pengarah III Satgas tersebut tidak terlihat hadir hingga rapat dimulai. Belum diketahui apakah ia berhalangan atau diwakili oleh pejabat lain.

Rapat berlangsung tertutup. Awak media hanya diperkenankan meliput di area kedatangan dan tidak dapat mengikuti jalannya pembahasan.

Yang menarik, rapat ini digelar hanya dua hari setelah Febrie Adriansyah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) pada 11 Juli 2026. Febrie sebelumnya menjabat sebagai Ketua Pelaksana Satgas PKH. Namun, seiring berakhirnya masa jabatannya, posisinya dalam struktur pelaksana Satgas PKH juga turut berakhir.

Tak lama setelah pengunduran dirinya diterima, penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Febrie sebagai tersangka dalam tiga perkara dugaan korupsi. Status tersangka ini menjadi perkembangan terbaru yang menyita perhatian publik terkait keberlanjutan tugas dan struktur Satgas PKH.

 

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar