Kawal Ketat APBD, Syamsuriansyah: Apresiasi Angela Jadi Motivasi Fraksi Perindo Lombok Barat

Anggota Fraksi Partai Perindo DPRD Kabupaten Lombok Barat Syamsuriansyah.

JAKARTA – Rasa bangga menyelimuti Anggota Fraksi Partai Perindo DPRD Kabupaten Lombok Barat. Syamsuriansyah, setelah mendapatkan apresiasi langsung dari Ketua Umum DPP Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo, dalam pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perindo 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (27/7/2026). Apresiasi ini diberikan karena Fraksi Perindo Lombok Barat dinilai aktif mengawal pembahasan APBD di daerahnya.

Syamsuriansyah mengungkapkan bahwa pengawalan APBD telah dilakukan sejak tahap awal pembahasan. Bahkan, fraksinya telah menggelar pembahasan internal jauh sebelum rapat paripurna digelar.

"Kami sangat bangga karena mendapatkan apresiasi langsung dari Bu Ketum di hadapan Ketua MPP kita, Bapak Hary Tanoesoedibjo, bahwa Kabupaten Lombok Barat, khususnya Fraksi Perindo, betul-betul mengawal kegiatan APBD itu mulai dari awal," ujarnya.

Ia menjelaskan, Fraksi Perindo telah mempelajari secara rinci substansi APBD sebelum mengambil sikap politik. Hal itulah yang kemudian melatarbelakangi munculnya sejumlah catatan kritis terhadap APBD Pemerintah Kabupaten Lombok Barat Tahun 2025.

"Bahkan sebelum paripurna berlangsung, kami sudah memutuskan dan merapatkan di fraksi satu bulan sebelum kegiatan paripurna. Hal-hal yang termaktub dalam APBD memang sudah kami pelajari baik-baik," jelasnya.

Syamsuriansyah menyoroti salah satu catatan penting Fraksi Perindo terkait pelayanan publik dan pelaksanaan pergeseran anggaran yang dinilai harus dilakukan sesuai mekanisme.

"Ada pembahasan di APBD yang sudah disepakati dalam rapat-rapat Banggar, tetapi tidak sesuai. Misalnya, pergeseran anggaran APBD bisa berkali-kali, sementara pengetahuan kami di DPR tidak diinformasikan sebelumnya," katanya.

Menurutnya, pergeseran anggaran memang dimungkinkan, tetapi harus dilakukan dengan prosedur yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. "Boleh melakukan pergeseran, tetapi harus melalui mekanisme yang benar. Misalnya, desakan apa yang membuat dia harus melakukan pergeseran juga harus ada SOP-nya, ada mekanismenya," tegasnya.

Syamsuriansyah menilai apresiasi dari Angela menjadi motivasi besar bagi dirinya dan Fraksi Perindo Lombok Barat untuk semakin aktif mengawal kebutuhan masyarakat melalui fungsi pengawasan dan penganggaran di DPRD.

"Ini menjadikan saya untuk bekerja lebih baik lagi, memotivasi saya untuk bisa lebih profesional lagi, lebih mengawal lagi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di bawah yang berhubungan dengan apa yang menjadi pembahasan di dalam APBD," tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar