Frederik Kalalembang Desak Aparat Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Gadis di Nabire: Profesional, Transparan, dan Bebas Intervensi

NABIRE — Anggota DPR RI sekaligus Ketua Umum IKAT Nusantara, Irjen Pol (P) Drs. Frederik Kalalembang, menyampaikan seruan tegas kepada aparat penegak hukum agar mengusut tuntas kasus pembunuhan seorang gadis berinisial CK di Kabupaten Nabire, Papua. Ia meminta agar proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berlandaskan pada prosedur hukum yang berlaku tanpa kompromi.

Pernyataan itu disampaikan menyusul peristiwa tragis yang tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga memicu keresahan di tengah masyarakat, khususnya bagi warga Toraja yang berdomisili di Nabire. Frederik menilai kasus ini merupakan tindak pidana serius yang membutuhkan perhatian ekstra dari aparat keamanan.

Dalam keterangannya, mantan pejabat tinggi Polri ini menekankan pentingnya proses penyelidikan dan penyidikan yang menyeluruh, objektif, serta bebas dari segala bentuk intervensi. Ia percaya bahwa hanya dengan pendekatan yang bersih dan akuntabel, keadilan dapat ditegakkan dan kepercayaan publik terhadap institusi hukum dapat terjaga.

“Saya meminta agar kasus ini ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Aparat harus bekerja secara maksimal agar seluruh fakta dapat terungkap dengan jelas dan semua pihak yang terlibat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” ujar Frederik dengan tegas.

Lebih lanjut, ia berharap agar aparat kepolisian tidak hanya berfokus pada penangkapan pelaku, tetapi juga memastikan motif dan kronologi kejadian terungkap secara utuh. Langkah ini penting untuk memberikan keadilan yang seadil-adilnya bagi korban dan keluarganya, sekaligus meredam gejolak sosial yang mungkin timbul di masyarakat.

Seruan Frederik ini menjadi salah satu sorotan publik yang menginginkan adanya penanganan kasus pidana yang cepat, tepat, dan transparan di wilayah Papua, khususnya dalam kasus-kasus yang menyentuh rasa kemanusiaan secara luas.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar