PKB Terima Delegasi IRI: Bahas Penguatan Demokrasi dan Peran Pemuda di Kancah Politik Asia

Sekjen DPP PKB M. Hasanuddin Wahid atau yang akrab disapa Cak Udin, menerima kunjungan delegasi International Republican Institute (IRI).

JAKARTA – Kantor DPP PKB di Jalan Raden Saleh Raya, Jakarta Pusat, menjadi saksi pertemuan strategis antara Sekretaris Jenderal DPP PKB, M. Hasanuddin Wahid yang akrab disapa Cak Udin dengan delegasi International Republican Institute (IRI). Pertemuan yang berlangsung dalam rangka Regional Political Party Exchange Program in Indonesia ini menjadi ruang dialog penting tentang penguatan demokrasi, regenerasi kepemimpinan politik, serta peningkatan partisipasi generasi muda dalam tata kelola partai di kawasan Asia.

Cak Udin menyambut hangat kedatangan delegasi IRI dan menekankan pentingnya dialog lintas negara sebagai jembatan untuk memperluas perspektif dan saling berbagi praktik baik dalam membangun partai politik yang adaptif terhadap perubahan zaman.

"Kami menyambut baik kunjungan International Republican Institute ke DPP PKB. Pertemuan seperti ini sangat penting untuk memperkuat persahabatan, bertukar pengalaman, sekaligus membangun kolaborasi yang lebih erat antarlembaga politik di kawasan," ujar Cak Udin, Senin (3/8/2026).

PKB: Ruang Luas bagi Generasi Muda

Cak Udin menegaskan, PKB secara konsisten memberikan ruang yang luas bagi generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam kepemimpinan partai. Komitmen ini tidak hanya diwujudkan melalui kaderisasi, tetapi juga dengan menempatkan anak-anak muda dalam struktur inti organisasi.

"PKB percaya bahwa masa depan politik Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, kami tidak hanya memberi ruang partisipasi, tetapi juga menempatkan mereka dalam posisi strategis. Saat ini, banyak anak muda yang menjadi bagian dari Pengurus Harian DPP PKB dan terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan partai," tegasnya.

Menurut Cak Udin, regenerasi kepemimpinan bukan sekadar slogan, melainkan strategi besar PKB dalam membangun partai yang modern, inklusif, dan mampu menjawab tantangan politik masa depan.

Kerja Sama Lanjutan: Bukan Sekadar Seremonial

Cak Udin berharap pertemuan dengan IRI tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata.

"Kami berharap pertemuan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih produktif. Ke depan, kami terbuka untuk berbagai program lanjutan seperti pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas kader muda, hingga forum-forum diskusi yang dapat memperkuat demokrasi dan kepemimpinan politik di kawasan," pungkasnya.

Delegasi IRI dan Pendamping dari PKB

Delegasi IRI yang hadir antara lain Ashley Banduro (Taiwan/USA), Atyrah Hanim binti Razali, Neow Choo Seong, Syarifah Rashifa (Kuala Lumpur, Malaysia), Rojessa Tiamson (Manila, Filipina), serta John Fluharty (Bangladesh/USA).

Sementara itu, Cak Udin didampingi Wakil Sekretaris Jenderal sekaligus Ketua Kaderisasi Nasional DPP PKB Zainul Munasichin, serta pengurus harian DPP PKB Rizal Ilham Pratama dan Gielbran Mohammad Noor.

Dengan semangat kolaborasi dan regenerasi, PKB dan IRI sepakat memperkuat demokrasi di kawasan melalui peran aktif generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar