Kemenham Sulsel dan Pemda Tana Toraja Perkuat Sinergi: Regulasi HAM Jadi Fondasi di Usia ke-779
TANA TORAJA – Momen bersejarah peringatan Hari Jadi ke-779 Toraja dan HUT ke-69 Tana Toraja dimanfaatkan Kantor Wilayah Kementerian HAM Sulsel untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Fokus utamanya adalah mendorong regulasi yang berperspektif Hak Asasi Manusia (HAM).
Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kemenham Sulsel, Idawati Parapak, yang mewakili Kepala Kantor Wilayah, hadir dalam Festival Tallu Lolona di Lapangan Tana Toraja Masero, Senin (31/8/2026). Acara yang turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi ini menjadi ajang konsolidasi.
Usai menyaksikan rangkaian seni dan budaya Toraja, Idawati langsung berkoordinasi dengan Kepala Bagian Hukum Kabupaten Tana Toraja, Aprianus Lollong. Pertemuan tersebut membahas penyusunan dan penguatan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang berpihak pada HAM.
Kepala Kantor Wilayah Kemenham Sulsel, Daniel Rumsowek, menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah adalah kunci untuk memastikan prinsip HAM hadir dalam setiap kebijakan. “Penguatan regulasi daerah yang berperspektif HAM merupakan langkah penting untuk memastikan setiap kebijakan mampu memberikan perlindungan, penghormatan, dan pemenuhan hak masyarakat,” ujarnya.
Daniel menambahkan, pendampingan terhadap rancangan regulasi daerah akan terus diperkuat. Hal ini untuk memastikan pembangunan di Tana Toraja tidak hanya berorientasi pada kemajuan daerah, tetapi juga menjadikan HAM sebagai bagian integral dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.