Dewa United Banten Tunjuk David Singleton sebagai Pelatih Kepala untuk IBL 2027
MENGABARI.COM – Dewa United Banten resmi memperkenalkan sosok anyar di kursi kepelatihan. Pada Jumat, 2 Oktober 2026, klub berjuluk "Si Merah" itu menunjuk David Singleton sebagai pelatih kepala untuk mengarungi Indonesian Basketball League (IBL) 2027. Mantan pelatih Prawira Bandung tersebut dikontrak selama satu musim, bukan karena nama besar semata, melainkan karena kompetensi dan rekam jejak prestasinya yang sudah terbukti di Tanah Air.
David Singleton bukan nama asing di basket Indonesia. Pelatih asal Amerika Serikat itu telah berkarier di Indonesia sejak 2020 dan mencatatkan sejumlah pencapaian gemilang. Ia membawa Prawira Bandung meraih gelar juara IBL 2023 serta meraih empat penghargaan IBL Coach of the Year secara beruntun dari 2021 hingga 2024. Prestasi itulah yang membuat manajemen Dewa United yakin menyerahkan tongkat kepelatihan kepadanya.
"Kontrak coach sama Dewa satu tahun," kata CEO Dewa United basket, Michael Oliver Wellerz, dalam konferensi pers. "Kita lihat juga dia cukup oke, cukup kompeten untuk menakhodai Dewa United di musim 2027 ini," imbuhnya soal perekrutan.
Dalam menjalankan tugasnya, Dave sapaan akrab David Singleton, tidak bekerja sendirian. Ia akan didampingi tiga asisten pelatih, yakni Yurifan Hosen, Andri Malay, dan Gustas Maskolinas. Kombinasi ini diharapkan mampu membangun karakter permainan cepat sekaligus memperkuat pertahanan tim di kompetisi IBL 2027.
Dave mengaku sangat antusias dan bahagia bisa bergabung dengan Dewa United. Ia bahkan menyebutnya sebagai sebuah kehormatan bisa mewakili klub tersebut. "Pertama-tama, saya sangat antusias dan bahagia bisa berada di sini. Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk bisa mewakili Dewa United," ujarnya.
Dave juga mengagumi cara Dewa United membangun klub untuk bola basket Indonesia. Menurutnya, klub tersebut memberikan banyak investasi untuk olahraga ini, sangat peduli terhadap pengembangan dan pertumbuhan tidak hanya di tingkat senior, tetapi juga di tingkat muda. "Mereka mengembangkan pemain sejak usia muda, membuat akademi, dan hal-hal seperti itu. Saya sangat menghormati hal tersebut," tambah Dave mengenai alasan mau menerima tawaran latih Dewa United.
Sebagai pelatih baru, Dave ingin membawa identitas permainan yang memiliki karakter kuat, terutama dalam aspek pertahanan, sistem, dan detail. "Saya sangat memperhatikan sistem dan detail. Kami akan bermain cepat. Kami akan bersenang-senang," paparnya.
Ia juga ingin menghadirkan permainan yang mampu memberikan energi kepada para penggemar. "Kami akan memastikan bisa membuat para penggemar bersemangat, sekaligus berusaha menghadirkan gaya permainan basket yang indah untuk Dewa. Saya rasa semua orang akan bisa melihatnya seiring kami terus membangun dan berkembang," jelasnya.
Dewa United dikenal sebagai tim yang memiliki kombinasi pemain berpengalaman dan pemain muda berbakat. Coach Dave melihat keseimbangan tersebut sebagai salah satu kekuatan yang bisa dikembangkan. "Kami akan dan harus mengandalkan para pemain senior, yaitu pemain-pemain yang sudah memenangkan banyak gelar dan berlabel MVP. Namun sekarang kami juga harus mengembangkan dan memberikan ruang bagi para pemain muda, lalu menggabungkan kedua kelompok tersebut," jelasnya.