Soltius Pakai AI SAP Joule, Asisten Cerdas yang Bisa Diajak Ngobrol untuk Konsultan IT

JAKARTA - Kecerdasan buatan atau AI kini bukan lagi sekadar tren masa depan. PT Soltius Indonesia membuktikannya dengan mengadopsi teknologi AI terbaru bernama SAP Joule for Consultants. Sederhananya, ini adalah asisten AI yang bisa diajak "ngobrol" untuk membantu tim konsultan IT menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan dengan kualitas yang lebih konsisten.

Soltius sendiri bukanlah pemain baru di industri ini. Perusahaan ini adalah salah satu mitra resmi SAP raksasa software asal Jerman yang dikenal luas sebagai tulang punggung sistem data keuangan, gudang, hingga manajemen karyawan bagi banyak perusahaan. Dengan status tertinggi sebagai SAP Platinum Partner, Soltius telah dipercaya oleh berbagai klien di seluruh Indonesia.

Berkantor di Jakarta dengan sekitar 350 karyawan, tim Soltius bertugas membantu perusahaan-perusahaan besar mengatur sistem digital mereka mulai dari manajemen gudang, keuangan, sumber daya manusia, hingga analisis data. Namun, seiring waktu, beban kerja tim konsultan mereka kian berat. Beberapa tantangan utama yang dihadapi antara lain:

  • Waktu tersita untuk mencari-cari dokumen dan panduan kerja yang berserakan.
  • Kualitas hasil kerja yang tidak selalu seragam, tergantung pada tingkat pengalaman masing-masing konsultan.
  • Proses manual yang lambat dalam pengaturan sistem dan perbaikan masalah.
  • Respons lambat saat klien mengajukan pertanyaan teknis yang rumit.
  • Karyawan baru yang membutuhkan waktu lama untuk benar-benar siap kerja.

Jika dibiarkan, semua hambatan ini berpotensi memperlambat waktu penyelesaian proyek dan menurunkan kualitas layanan secara keseluruhan.

SAP Joule: Asisten Cerdas yang Siap Membantu Kapan Saja

Di sinilah SAP Joule for Consultants berperan. Ibarat "kamus berjalan", AI ini telah dilatih dengan seluruh pengetahuan resmi SAP, mulai dari dokumentasi teknis, diskusi komunitas, hingga panduan prosedur. Konsultan cukup bertanya, dan jawaban akan muncul dalam sekejap, kapan pun dibutuhkan selama proyek berlangsung.

Tak hanya itu, SAP Joule juga terintegrasi langsung dengan sistem SAP yang umum digunakan, seperti SAP S/4HANA Cloud, SAP SuccessFactors, dan SAP Business Technology Platform. Dengan koneksi ini, konsultan dapat langsung mengakses data dan menyelesaikan tugas di sistem yang sama dengan tetap menjaga keamanan dan kontrol penuh.

Bernardy Suhendra, Presiden Direktur PT Soltius Indonesia, menjelaskan alasan di balik adopsi teknologi ini. "Masa depan konsultasi SAP ada pada pemanfaatan AI yang efektif. SAP Joule for Consultants memungkinkan tim kami memanfaatkan pengetahuan SAP secara kolektif, mempercepat pemecahan masalah, dan menghasilkan hasil yang lebih baik dengan keyakinan yang lebih tinggi," ujarnya.

Sementara itu, Sianto Wongjoyo, Managing Director SAP Indonesia, menambahkan bahwa mitra seperti Soltius memegang peran kunci dalam membawa manfaat AI ke pelanggan. "Mitra seperti Soltius berperan penting dalam membawa nilai AI kepada pelanggan. Dengan SAP Joule for Consultants, kami memberdayakan tim konsultasi dengan konteks SAP yang mendalam dan bantuan berbasis AI," tutupnya.

Dengan langkah ini, Soltius bukan hanya menjaga kualitas layanan, tetapi juga membuka jalan bagi masa depan konsultasi IT yang lebih efisien dan cerdas.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar