IPO RANS Resmi Melantai: Raffi Ahmad Masih Rajanya, Kaesang dan Bos Danantara Ikut Andil

Ramli Nur

JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan penghuni baru. Hari ini, Jumat (10/7/2026), PT RANS Entertainment Indonesia Tbk resmi melantai di bursa saham. Momen bersejarah itu sekaligus membuka tabir siapa saja para pemodal di balik perusahaan hiburan raksasa milik pasangan selebriti papan atas, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Publik tentu penasaran: siapa saja yang ikut mengantongi saham emiten anyar ini? Berdasarkan prospektus ringkas yang dirilis perusahaan, nama Raffi Ahmad masih kokoh di puncak sebagai pemegang saham pengendali. Bintang sekaligus founder RANS itu tercatat menggenggam 7,93 miliar saham, atau setara dengan 62,93 persen. Angka itu menegaskan bahwa meski kini go public, kendali utama tetap berada di tangan "Sultan Andara".

Namun, yang menarik perhatian adalah deretan nama-nama besar yang turut menancapkan kapitanya di perusahaan ini. Di urutan kedua, PT Indonesia Entertainment Grup menguasai 911,5 juta saham (7,23 persen). Tak jauh di bawahnya, ada sosok yang tengah naik daun: Dony Oskaria. Pria yang kini menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN itu tercatat memiliki 345,25 juta saham, atau sekitar 2,74 persen. Jumlah ini nyaris seimbang dengan kepemilikan Soultan Ariq Rachman yang memegang 345,5 juta saham.

Lalu, siapa yang tak kenal Kaesang Pangarep? Putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo sekaligus Ketua Umum PSI ini juga masuk dalam jajaran pemegang saham. Meski porsinya lebih kecil, Kaesang tercatat memiliki 115,25 juta saham atau 0,91 persen.

Sementara itu, jajaran petinggi RANS dan afiliasinya juga ikut kebagian jatah. Nagita Slavina, yang merupakan istri Raffi sekaligus Dirut RANS, menguasai 124,75 juta saham (0,99 persen). Nama Sutanto Hartono Direktur Utama Emtek Group yang juga menjabat CEO Emtek Media (SCMA) & Vidio tercatat memiliki 144 juta saham alias 1,14 persen.

Lengkapnya, deretan pemilik saham lainnya adalah:

  • Hikmat Janika: 86,25 juta saham (0,68 persen)
  • PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi: 76,75 juta saham (0,61 persen)

Sisanya, sebanyak 2,52 miliar saham atau 20,02 persen, kini dikuasai oleh masyarakat umum.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar