Messi Selamatkan Argentina, Swiss Jadi Ujian Berat di Perempat Final

Ramli Nur
Second Striker Timnas Argentina, Lionel Messi .

KANSAS — Argentina berhasil melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026. Namun, jangan tertipu oleh hasil akhir. Perjalanan juara bertahan itu jauh dari kata mulus bahkan nyaris berakhir di dua laga terakhir.

Tim asuhan Lionel Scaloni seolah berjalan di tepi jurang. Setelah nyaris tersingkir saat menghadapi Cape Verde di babak 32 besar, Argentina kembali bermain dengan jantung berdebar ketika tertinggal 0-2 dari Mesir pada babak 16 besar. Namun, seperti biasa, Lionel Messi menunjukkan mengapa ia adalah legenda hidup. Dalam waktu hanya 10 menit terakhir, ia memimpin kebangkitan dramatis yang mengubah kekalahan menjadi kemenangan 3-2.

Usai pertandingan, emosi Lionel Scaloni meledak. Sang pelatih tak mampu menyembunyikan perasaannya ia bahkan menangis saat wawancara di pinggir lapangan.

"Sepak bola bukan hanya soal taktik dan strategi. Jika kami tidak memiliki semangat seperti ini, kami sudah tersingkir," ujar Scaloni dengan suara bergetar dikutip dari Guardian, Sabtu (11/7/2026).

Meski terus lolos, performa Argentina memunculkan banyak pertanyaan. Tim berjuluk Albiceleste beberapa kali kehilangan kendali pertandingan dan harus mengandalkan aksi individu Messi serta mental baja untuk bangkit dari keterpurukan.

Banyak pihak menilai Argentina tidak lagi tampil sedominan saat melewati fase grup. Messi, dengan delapan gol yang menempatkannya di jajaran pencetak gol terbanyak turnamen, menjadi satu-satunya tumpuan yang konsisten.

Tak hanya di atas lapangan, Argentina juga diterpa berbagai polemik:

  • Tuduhan keberpihakan wasit setelah laga kontra Mesir
  • Isu dugaan penyelidikan terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) terkait aktivitas komersial di AS

AFA sendiri telah membantah melakukan pelanggaran. Namun, guncangan di luar lapangan ini bisa mempengaruhi fokus para pemain.

Kini, tantangan yang lebih berat menanti. Swiss dikenal sebagai tim yang disiplin, terorganisasi, dan tak mudah goyah. Jika Argentina kembali kehilangan fokus seperti pada dua laga sebelumnya, langkah mereka mempertahankan gelar juara dunia bisa terhenti di babak perempat final.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar