Mentan Amran Groundbreaking Peternakan Sapi Perah Terpadu di Brebes: Bukan Sekadar Produksi Susu, Tapi Ekosistem Berkelanjutan

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

BREBES — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan peternakan sapi perah terpadu yang digagas perusahaan swasta di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (20/7/2026). Langkah ini menjadi tonggak baru bagi penguatan sektor peternakan nasional, khususnya dalam meningkatkan produksi susu dalam negeri.

Dalam sambutannya, Mentan Amran menegaskan bahwa pembangunan peternakan terpadu ini bukan sekadar proyek infrastruktur. Ia menyebutnya sebagai langkah strategis yang menyentuh langsung hajat hidup peternak lokal.

"Peternakan sapi perah terpadu ini bukan hanya tentang produksi susu, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun ekosistem peternakan yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan peternak," ujar Amran.

Pembangunan peternakan terpadu ini mencakup berbagai fasilitas penting, mulai dari pengolahan susu, kandang modern, hingga program pendampingan bagi peternak lokal. Kehadiran investasi swasta di sektor ini diharapkan mempercepat modernisasi peternakan rakyat dan memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Selain menjadi pusat produksi susu, fasilitas ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Dengan pendekatan terpadu dari hulu ke hilir, peternak tidak hanya mendapatkan akses pasar yang lebih stabil, tetapi juga ilmu dan teknologi untuk meningkatkan kualitas produksi.

Mentan Amran berharap kehadiran peternakan terpadu ini menjadi awal kebangkitan peternakan sapi perah nasional. Bukan hanya mengejar angka produksi, tetapi juga membangun ekosistem yang menyejahterakan peternak, memperkuat ekonomi daerah, dan menjaga keberlanjutan sektor peternakan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar