Heboh, Nenek 80 Tahun di China Jual Air Keran dan Sungai Sebagai Air Mineral Kemasan Selama 30 Tahun

CHINA – Seorang wanita berusia 80 tahun di China membuat geger setelah diketahui menjual air keran dan air sungai sebagai air mineral kemasan di luar sebuah taman satwa di Shanghai. Aksinya yang sudah berlangsung selama hampir 30 tahun ini akhirnya terungkap setelah dikeluhkan oleh seorang wisatawan.

Insiden ini mencuat pada 29 Juli lalu ketika seorang wisatawan membeli dua botol air seharga 10 yuan (sekitar Rp26 ribu) . Setelah diminum, air tersebut terasa aneh sehingga memunculkan kecurigaan bahwa produk yang dijual bukanlah air mineral asli.

Wisatawan itu kemudian memeriksa kedua botol tersebut dan menemukan tanggal produksi yang berbeda September 2025 pada satu botol dan Februari 2024 pada botol lainnya. Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa air di dalam kemasan sudah diisi ulang.

Kasus ini kemudian ramai dibahas di media sosial China. Berdasarkan laporan media setempat, wanita tersebut diduga mengisi botol bekas menggunakan air keran maupun air sungai, lalu menjualnya kembali seolah-olah merupakan air mineral bermerek.

Sebenarnya, aksi tersebut bukan kali pertama terungkap. Sejumlah media di China pernah memberitakan praktik serupa pada September 2025. Saat itu, air yang dijual disebut memiliki cairan keruh dan terdapat endapan di dalam botol.

Meski sudah beberapa kali mendapat perhatian, praktik tersebut masih terus berulang. Aparat penegak hukum setempat dilaporkan telah berkali-kali memberikan peringatan dan meminta wanita itu menghentikan aktivitasnya.

Tindakan lebih tegas disebut sulit dilakukan karena faktor usia pelaku. Setiap kali petugas berusaha menghentikannya, wanita itu justru memilih berbaring di tanah sehingga proses penertiban menjadi tidak mudah.

Pihak berwenang akhirnya menyatakan akan berkoordinasi dengan otoritas di daerah tempat wanita tersebut tinggal untuk mencegah kejadian serupa kembali terulang.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar