Kapal Kargo Turki Kena Serangan Drone Ukraina di Laut Hitam, Tiga Awak Terluka
MOSKOW – Ketegangan di Laut Hitam kembali memuncak. Sebuah kapal kargo yang dioperasikan Turki menjadi sasaran serangan drone Ukraina di lepas pantai pelabuhan Novorossiysk, Rusia, pada Senin malam. Kapal Nadezhda yang berbendera Kamerun diserang saat berlayar dari Novorossiysk menuju pelabuhan Samsun, Turki.
Menurut Direktorat Jenderal Urusan Maritim Turki (DGM), kapal tersebut mengalami kerusakan di bagian haluan dan ruang tempat tinggal. Awak kapal dievakuasi oleh kapal-kapal Rusia, dan laporan awal menyebutkan tiga orang terluka.
Kapal Nadezhda membawa 22 awak, termasuk 13 warga negara Turki. Kapal tersebut dioperasikan oleh perusahaan pelayaran asal Samsun, Kalyoncu Shipping, dan sedang mengangkut buah-buahan dan sayuran dari Turki ke Rusia.
Meskipun otoritas Turki tidak secara resmi mengidentifikasi pelaku, kapten kapal, Yalcin Sahin, mengatakan kepada media Turki bahwa enam atau tujuh drone Ukraina menyerang kapalnya.
Ukraina telah berulang kali menargetkan kapal-kapal sipil di dekat pantai Laut Hitam dan Laut Azov Rusia, serta kapal tanker di lepas pantai Turki. Serangan terhadap kapal kargo ini merupakan bagian dari upaya Kiev untuk mengganggu logistik Rusia di kawasan tersebut.
Di sisi lain, Rusia juga meningkatkan serangan terhadap kapal-kapal yang dianggap mengangkut peralatan militer ke Ukraina.
Pada 25 Juli, Ukraina juga menyerang sebuah kapal Iran di Laut Kaspia, menewaskan seorang pelaut. Teheran membantah kapal tersebut membawa kargo militer dan bersumpah akan membalas.
Kiev awalnya menolak ancaman Iran sebagai "tidak beralasan," tetapi kemudian menyatakan bahwa mereka tidak akan sengaja menargetkan kapal sipil dan berusaha menghindari eskalasi dengan Republik Islam.