Putra Terasing Raja Thailand Minta Pulang: "Saya Punya Dua Tumor Otak, Butuh Operasi Mendesak"
BANGKOK — Dr. Chakriwat "Than Aong" Vivacharawongse, putra Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke Thailand. Bukan untuk urusan politik atau istana, melainkan untuk menyelamatkan nyawanya sendiri.
Chakriwat adalah satu dari empat putra raja yang tidak diakui sebagai anggota keluarga kerajaan dan tinggal di pengasingan di Amerika Serikat (AS). Dalam sebuah video yang diunggah pada malam hari, ia menyampaikan kabar mengkhawatirkan: dirinya memiliki dua tumor otak berukuran besar yang membutuhkan tindakan operasi mendesak.
Ia ingin menjalani pengobatan di Thailand karena meyakini dokter-dokter Thailand memiliki keahlian yang diperlukan untuk menangani kondisinya.
Chakriwat mengaku tidak memiliki cukup uang untuk menjalani operasi di Malaysia maupun AS. Ia juga khawatir dapat meninggal dunia jika tidak mendapatkan penanganan yang benar dan tepat waktu.
"Saya ingin kembali ke Thailand untuk menjalani pengobatan karena dokter-dokter Thailand sangat mampu," katanya dalam video tersebut, dikutip The Thaiger, Selasa (22/9/2026).
Pernyataan tersebut memberikan informasi baru mengenai kondisi darurat medis yang sebelumnya diungkapkannya pada 18 September. Saat itu, dokter berusia 43 tahun tersebut mengatakan kondisi kesehatannya berada dalam keadaan "benar-benar sangat buruk." Beberapa ahli saraf telah memperingatkan bahwa dirinya dapat menjadi tidak mampu beraktivitas atau bahkan kehilangan nyawa jika pengobatan ditunda.
Kekhawatiran mengenai kondisi kesehatannya pertama kali mencuat pada awal September ketika ia mengatakan sedang sakit dan berkonsentrasi untuk memulihkan diri. Saudara-saudaranya kemudian menyampaikan kekhawatiran setelah melihat foto-foto kondisi dirinya. Mereka mengaku tidak mengetahui keberadaan Chakriwat maupun apakah ia mendapatkan obat dan perawatan yang sesuai.
Chakriwat telah hidup dengan neurofibromatosis tipe 2, yang kini disebut NF2-related schwannomatosis, sejak berusia sekitar 13 tahun. Kondisi genetik langka tersebut dapat menyebabkan tumbuhnya tumor di sepanjang saraf maupun di dalam otak atau sumsum tulang belakang.
Tumor yang berkaitan dengan NF2 umumnya tidak bersifat kanker. Namun, ukuran dan lokasinya tetap dapat menimbulkan masalah serius karena menekan otak, sumsum tulang belakang, atau saraf.
Dalam tulisan pribadinya yang diterbitkan pada 2015, Chakriwat mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani 10 kali operasi terbuka, serta prosedur Gamma Knife dan CyberKnife. Ia terus berbicara terbuka mengenai kondisi kesehatannya dan sebelumnya juga membuat konten edukasi medis melalui Chakriwat Medical Information Center.
Chakriwat Vivacharawongse adalah salah satu dari empat putra Raja Maha Vajiralongkorn dari pernikahannya dengan Sujarinee Vivacharawongse. Ketika pernikahan itu kandas, empat pria bersaudara tersebut pergi bersama sang ibu dan tinggal di AS. Sujarinee dan keempat putranya tidak diakui sebagai anggota keluarga kerajaan, dan gelar bangsawan mereka dicabut.