Mimpi Piala Dunia 2030 Belum Padam! Jorge Jesus Buka Pintu untuk Ronaldo di Usia 45 Tahun

Ramli Nur
Cristiano Ronaldo.

MENGABARI.COM — Usia hanyalah angka. Itulah pesan yang kini menggema di dunia sepak bola setelah pelatih anyar Timnas Portugal, Jorge Jesus, secara mengejutkan membuka peluang bagi Cristiano Ronaldo untuk tampil di Piala Dunia 2030. Jika itu terjadi, sang megabintang akan mengukir sejarah dengan berlaga di usia 45 tahun!

Pernyataan ini sontak memicu spekulasi liar di kalangan pecinta sepak bola. Apakah ini akan menjadi babak terakhir dari salah satu karier terhebat dalam sejarah olahraga? Atau justru awal dari keajaiban baru?

Hubungan Khusus di Al Nassr Berbuah Harapan

Jorge Jesus dan Ronaldo bukanlah sosok asing satu sama lain. Keduanya telah menjalin hubungan yang sangat baik setelah bekerja sama di Al Nassr. Pelatih berusia 71 tahun itu sukses membawa klub asal Arab Saudi tersebut menjuarai Liga Pro Arab Saudi musim lalu. Jesus pun memahami betul kualitas, profesionalisme, dan semangat juang sang kapten Portugal.

Masa depan Ronaldo di tim nasional sempat menjadi perbincangan hangat setelah Portugal gagal memenuhi ekspektasi di Piala Dunia 2026. Meski berhasil mencetak tiga gol sepanjang turnamen, performa keseluruhannya dinilai belum berada di level terbaik. Bahkan, sebelum turnamen dimulai, Ronaldo sempat mengisyaratkan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terakhir dalam kariernya.

Namun, Jesus berpikir berbeda.

"Saya belum berbicara dengan Cristiano. Keterlibatannya tidak akan pernah menjadi masalah bagi tim nasional maupun bagi saya. Ketika saatnya tiba untuk mengambil keputusan, saya akan berbicara dengannya, sama seperti saya akan berbicara dengan semua pemain secara individual," ujar Jesus dikutip dari SportsMole, Sabtu (11/7/2026).

Tidak Ada Perlakuan Khusus untuk Legenda

Meski Ronaldo adalah ikon terbesar sepak bola Portugal, Jesus menegaskan tidak akan memberinya perlakuan istimewa. Baginya, semua pemain setara.

"Saya tidak akan berbicara dengan Cristiano hanya karena dia Cristiano. Dia adalah simbol sepak bola Portugal dan akan selalu tercatat dalam sejarah. Saya sangat senang bekerja dengannya musim ini karena sangat mudah menjalin hubungan profesional dengannya," tegas Jesus.

Keputusan akhir, menurut Jesus, sepenuhnya berada di tangan Ronaldo. Selama sang penyerang masih bermain di level kompetitif dan memenuhi standar tim nasional, pintu Selecao akan selalu terbuka lebar.

"Dia yang akan memutuskan apa yang ingin dilakukan dalam kariernya. Jika dia masih bermain, berada dalam kondisi yang baik, dan layak dipanggil, maka saya akan memasukkannya ke dalam skuad sesuai kebutuhan terbaik tim nasional," katanya.

Ronaldo: Kesedihan di Balik Piala Dunia 2026

Usai Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo mengaku sangat terpukul. Namun, ia belum ingin terburu-buru menentukan masa depannya bersama tim nasional.

"Saya sedih meninggalkan Piala Dunia dengan cara seperti ini. Saya sudah memberikan segalanya dan pergi dengan hati nurani yang bersih. Ini memang Piala Dunia terakhir saya, tetapi sekarang saya ingin meluangkan waktu untuk merenung dan bersama keluarga. Saya tidak akan mengambil keputusan secara gegabah," ujar Ronaldo dengan nada haru.

Rekor yang Hampir Tak Terkejar

Sepanjang karier internasionalnya, Ronaldo telah mengoleksi 146 gol dari 233 penampilan bersama Portugal. Di ajang Piala Dunia, ia telah mencetak 11 gol dalam 27 pertandingan yang tersebar di enam edisi turnamen. Angka-angka itu menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola internasional.

Piala Dunia 2030: Sejarah di Tiga Benua!

Jika Ronaldo benar-benar tampil, ia akan menjadi bagian dari sejarah yang lebih besar. Piala Dunia 2030 akan menjadi turnamen istimewa karena digelar di tiga benua berbeda dengan melibatkan enam negara tuan rumah!

FIFA memutuskan untuk memperingati 100 tahun Piala Dunia dengan menggelar turnamen ini di Amerika Selatan dan Eropa, mengikuti jejak edisi perdana yang digelar di Uruguay pada tahun 1930. Tiga negara Amerika Selatan Uruguay, Argentina, dan Paraguay akan menjadi tuan rumah bersama dengan Portugal, Spanyol, dan satu negara Afrika, Maroko. Montevideo, Uruguay, akan menjadi lokasi upacara perayaan 100 tahun Piala Dunia.

 

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar