Bupati Tambrauw Sambangi UNIFA, Jajaki RPL untuk Tingkatkan Kualitas ASN

MAKASSAR — Universitas Fajar (UNIFA) menerima kunjungan Bupati Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, Yeskiel Yesnath, S.E., M.Si., di Ruang Rektor UNIFA pada Jumat (16/10/2026). Kunjungan ini bertujuan menjajaki peluang kerja sama di bidang pendidikan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sebagai langkah awal mendiskusikan potensi kolaborasi antara UNIFA dan Pemerintah Kabupaten Tambrauw dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya aparatur pemerintah daerah.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Rektor Universitas Fajar, Dr. Muliyadi Hamid, S.E., M.Si., didampingi Deputi Rektor 2, Dr. Dinar, S.E., M.Si., CTA., ACPA., Deputi Rektor 3, Muhammad Bisyri, S.Ksi., M.I.Kom., bersama Wakil Dekan Pascasarjana Dr. Andi Vita Sukmarini, S.I.Kom., M.I.Kom., serta Ketua Prodi Magister Manajemen Dr. Nurmadhani Fitri Suyuthi, S.E., M.Si.

Sementara itu, dari pihak Kabupaten Tambrauw, turut hadir Wakil 2 Ketua DPRD Kabupaten Tambrauw, Yohanes Yesawen, S.H., M.A.P., bersama rombongan untuk menjajaki peluang kerja sama di bidang pendidikan melalui program RPL UNIFA.

Pertemuan ini menjadi ruang diskusi bagi kedua pihak untuk mengenal lebih jauh peluang pengembangan pendidikan melalui program RPL yang diselenggarakan UNIFA. Program ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memperoleh pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Rektor Universitas Fajar, Dr. Muliyadi Hamid, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Tambrauw beserta rombongan ke UNIFA.

"Kami menyambut baik silaturahmi ini sebagai langkah awal untuk menjajaki peluang kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tambrauw, khususnya dalam bidang pendidikan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Kami berharap pertemuan ini dapat membuka ruang diskusi dan menjadi awal dari sinergi yang memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tambrauw," ujar Rektor UNIFA.

Melalui penjajakan ini, Pemerintah Kabupaten Tambrauw berpeluang mengeksplorasi pemanfaatan program RPL sebagai salah satu alternatif untuk mendukung peningkatan kualifikasi pendidikan masyarakat maupun aparatur pemerintah. Skema tersebut diharapkan dapat membuka akses pendidikan tinggi yang lebih fleksibel dengan mempertimbangkan pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki calon mahasiswa.

Bupati Tambrauw, Yeskiel Yesnath, S.E., M.Si., menyampaikan terima kasih atas sambutan Universitas Fajar. Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Tambrauw masih menghadapi tantangan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, yang tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih berada pada angka 59,28.

"Karena itu, kami membutuhkan terobosan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah. Saat ini, masih banyak aparatur kami yang berlatar belakang pendidikan SMA, sementara kami memiliki visi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Bupati.

Ia berharap melalui penjajakan dengan UNIFA, terdapat peluang bagi aparatur daerah untuk melanjutkan pendidikan dan memperoleh kualifikasi akademik yang diakui sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini penting untuk mendukung pengembangan karier dan kepangkatan ASN, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik.

"Kami juga ingin memberikan kesempatan yang lebih besar kepada putra-putri daerah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensinya, terutama dalam mendukung sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pelayanan publik. Jika terdapat perguruan tinggi yang dapat menjadi mitra di kawasan Indonesia Timur, tentu kami ingin menjajaki peluang tersebut. Harapan kami, komunikasi ini dapat berlanjut menjadi kerja sama konkret, dan pada tahun 2027 kami berencana mengusulkan pembahasan nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal untuk merealisasikan kerja sama dengan Universitas Fajar," ungkap Bupati Tambrauw.

Melalui pertemuan ini, Universitas Fajar berharap komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Tambrauw dan DPRD Kabupaten Tambrauw dapat terus berlanjut sehingga peluang kolaborasi di bidang pendidikan dapat dikaji lebih mendalam. Saat ini, rencana kerja sama tersebut masih berada pada tahap penjajakan dan belum menjadi kesepakatan resmi antara kedua pihak.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar