Guru Besar UNIFA Prof. Erniati Dipercaya Pimpin Tim Pakar Hilirisasi Beton Ramah Lingkungan

Dekan Fakultas Teknik UNIFA, Prof. Dr. Ir. Erniati, ST., MT.

MAKASSAR — Semangat Kampus Berdampak terus diwujudkan Universitas Fajar (UNIFA) melalui kontribusi akademisinya dalam pengembangan inovasi dan hilirisasi hasil penelitian. Prof. Dr. Ir. Erniati, S.T., M.T., Guru Besar bidang Teknik Struktur dan Material sekaligus Dekan Fakultas Teknik UNIFA, dipercaya menjadi Ketua Tim Pakar/Pengkaji dalam Program Hibah Hilirisasi Riset Prioritas Skema Dorongan Teknologi Tahun 2026 melalui Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan (DHK), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Kepercayaan tersebut mencerminkan kontribusi dan kepakaran Prof. Erniati dalam bidang teknologi beton, material konstruksi, serta pengembangan material inovatif yang berorientasi pada kebutuhan dunia industri.

Dalam program tersebut, Prof. Erniati memimpin kajian pra-studi kelayakan terhadap inovasi "Beton Instan Berbasis Limbah Batubara untuk Material Konstruksi Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan" (Produk BISA) yang dikembangkan oleh tim peneliti Universitas Bandar Lampung (UBL).

Kajian ini diarahkan untuk mengevaluasi kesiapan teknologi, kelayakan usaha, serta peluang pengembangan inovasi menjadi produk konstruksi yang memiliki nilai tambah dan potensi komersialisasi.

Tugas dan Tanggung Jawab Tim Pakar

Sebagai Ketua Tim Pakar sekaligus ahli material beton dan teknologi konstruksi, Prof. Erniati bertanggung jawab mengoordinasikan seluruh proses kajian. Cakupannya meliputi evaluasi teknis produk, analisis pasar dan model bisnis, kelayakan finansial, identifikasi risiko, serta aspek legalitas dan regulasi.

Dalam menjalankan tugas tersebut, Prof. Erniati didukung oleh empat anggota Tim Pakar dari berbagai perguruan tinggi:

  • Prof. Dr. Ir. Andi Aladin, S.T., M.T. (Universitas Muslim Indonesia) — pakar teknis dan proses produksi
  • Dr. Maharajabdinul, S.E., M.M. (Universitas Fajar) — pakar pasar dan model bisnis
  • Dr. Tery, SE., M.Si.AK.CA., CTA. (Universitas Fajar) — pakar keuangan dan risiko
  • Dr. Ir. Muhammad Syarif, S.T., M.T., M.M., M.H., IPM., ASEAN Eng. (Universitas Muhammadiyah Makassar) — pakar legal dan regulasi

Pelaksanaan program turut didukung oleh Dr. Ir. Nur Zaman, SP., M.Si. sebagai Asisten Tim Pakar dan Ir. Muh. Yasir, S.T., M.T. sebagai Tenaga Administrasi.

Empat Bulan Kajian, Dua Kunjungan Lapangan

Program kajian pra-studi kelayakan tersebut direncanakan berlangsung selama empat bulan melalui sejumlah tahapan, mulai dari persiapan dan pemetaan kondisi awal, verifikasi teknis, analisis kelayakan, hingga penyusunan rekomendasi dan peta jalan hilirisasi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Tim Pakar dijadwalkan melakukan dua kali kunjungan lapangan ke Universitas Bandar Lampung. Kunjungan pertama pada 23–27 Oktober 2026 difokuskan pada verifikasi teknis Produk BISA, peninjauan bahan baku dan proses produksi, serta pengumpulan data pendukung kajian.

Selanjutnya, kunjungan kedua direncanakan untuk validasi hasil kajian, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD), dan Business Matching bersama calon mitra industri sebagai upaya mengidentifikasi peluang kerja sama dan langkah menuju komersialisasi.

Hasil seluruh rangkaian kegiatan diharapkan menghasilkan laporan pra-studi kelayakan, rekomendasi strategis, serta peta jalan (roadmap) pengembangan produk Beton Instan menuju tahap hilirisasi yang lebih lanjut.

Wujud Kampus Berdampak

Keterlibatan Prof. Erniati sebagai Ketua Tim Pakar menjadi salah satu wujud kontribusi akademisi Universitas Fajar dalam mendukung program nasional hilirisasi riset, sekaligus memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dan dunia industri.

Semangat Kampus Berdampak tidak hanya diwujudkan melalui pendidikan dan publikasi ilmiah, tetapi juga melalui keterlibatan aktif akademisi dalam menjembatani hasil penelitian dengan kebutuhan nyata masyarakat dan industri.

Melalui peran tersebut, Universitas Fajar terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan inovasi teknologi konstruksi, kolaborasi akademik, serta pemanfaatan hasil penelitian untuk mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar