Suahasil Nazara Mundur dari Wakil Komisaris Utama PLN Usai Dilantik Jadi Menkeu

Menteri Keuangan Suahasil Nazara (tengah).

JAKARTA — PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN resmi mengumumkan bahwa Suahasil Nazara mundur dari jabatan Wakil Komisaris Utama perseroan. Pengunduran diri itu terjadi setelah ia dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Kabar tersebut disampaikan PLN melalui keterbukaan informasi pada 23 September 2026. Perusahaan menyebut berakhirnya masa jabatan Suahasil sejalan dengan Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode 2024–2029.

PLN juga telah menerima surat pengunduran diri Suahasil dari jabatan komisaris pada tanggal yang sama.

"Berakhirnya masa jabatan Sdr. Suahasil Nazara sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan," tulis manajemen PLN dalam laporan tersebut, dikutip Kamis (24/9/2026).

Meski Suahasil mengundurkan diri, PLN memastikan kondisi tersebut tidak menimbulkan dampak material terhadap perseroan. Perusahaan menegaskan tetap menjalankan kegiatan usaha sesuai peraturan yang berlaku.

"Perseroan akan tetap menjalankan kegiatan usahanya dengan tetap memperhatikan prinsip kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dan tata kelola perusahaan yang baik," tulis laporan tersebut.

Berikut susunan Dewan Komisaris PLN setelah pengunduran diri Suahasil Nazara:

  • Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Burhanuddin Abdullah
  • Komisaris: Aminuddin Ma'ruf
  • Komisaris: Ahmad Erani Yustika
  • Komisaris: Jisman Parada Hutajulu
  • Komisaris: Bambang Eko Suhariyanto
  • Komisaris Independen: Yazid Fanani
  • Komisaris Independen: Mutanto Juwonos
  • Komisaris Independen: Andi Arief
  • Komisaris Independen: Ali Masykur Musa

Suahasil Nazara resmi menggantikan posisi Menteri Keuangan yang sebelumnya diemban Purbaya Yudhi Sadewa. Ia dilantik Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada Senin (14/9/2026).

Dalam sambutannya, Suahasil menyatakan jabatan Menkeu akan dipertahankan hingga 2029, bertepatan dengan masa jabatan Presiden Prabowo.

"Saya berterima kasih sekali pertama, kepada Republik Indonesia, melalui Bapak Presiden. Bapak Presiden memberikan arahan supaya saya menyelesaikan masa Kabinet Merah Putih 2024–2029 sebagai Menteri Keuangan," katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Ia menyebut tugas pertamanya sebagai Menkeu adalah menjaga keuangan negara. Menurutnya, APBN akan dipakai untuk menumbuhkan sekaligus menstabilkan ekonomi RI.

"Dapat tugasnya adalah menjaga keuangan negara, memastikan keuangan negara kita akan terus menjadi APBN yang menumbuhkan, APBN yang menstabilkan ekonomi kita, bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Baik melalui konsumsi masyarakat, melalui investasi, melalui pengeluaran pemerintah, dan lebih-lebih lagi melalui kegiatan ekspor," paparnya.

Kepada para pegawai Kemenkeu, Suahasil berpesan agar mereka melanjutkan pekerjaan yang sudah dilakukan dan membuat lembaga tersebut kredibel serta membanggakan masyarakat.

"Kita lanjutkan pekerjaan kita masing-masing dan kita buat Kementerian Keuangan yang kredibel, yang bisa dipercaya, yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia," jelas Suahasil.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar