PDIP Sindir Jokowi: KTA PSI Ditunjukkan, Ijazahnya Kapan?

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

JAKARTA — Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira, merespons aksi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang secara terbuka menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Responsnya kali ini disampaikan dengan nada sindiran menyinggung soal ijazah.

"Kalau gua sih KTA baru, tunjukin juga dong ijazahnya," kata Andreas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Ia menegaskan keheranannya terhadap sikap Jokowi yang memamerkan identitas keanggotaan barunya, namun enggan menunjukkan dokumen ijazah sarjananya di Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Iya dong. KTA ditunjukin, ijazah nggak," ujarnya sambil tersenyum.

Saat dimintai tanggapan terkait klaim keberanian PSI setelah Jokowi resmi bergabung, Andreas enggan berkomentar lebih jauh.

"Haduh, nggak ada urusan gue, nggak ada urusan, udah lupa," tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, mengungkap pesan Jokowi sebelum ia secara terbuka menunjukkan KTA PSI. Menurut Grace, Jokowi tidak hanya ingin menjawab pertanyaan publik mengenai status politiknya, tetapi juga menyampaikan pesan kepada internal PSI agar pengurus dan kader terus merapikan struktur partai hingga tingkat desa.

"Kalau saya melihatnya, Pak Jokowi itu kemarin memperlihatkan KTA-nya karena selama ini banyak yang bertanya, 'Pak Jokowi itu ada di partai mana sih sekarang?' Jadi sekarang sudah terjawab. Pak Jokowi resmi ada di PSI dan ternyata sudah memegang KTA selama hampir satu tahun," kata Grace kepada wartawan di Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Grace menambahkan, Jokowi berkali-kali mengingatkan pengurus dan kader untuk semakin merapikan kepengurusan. Saat ini, kepengurusan PSI diklaim sudah lengkap hingga seluruh provinsi.

"Pak Jokowi juga bilang agar semuanya rajin turun ke bawah melayani masyarakat," imbuh Grace.

Selain pesan internal, Grace melihat ada pesan lain yang ditujukan kepada publik melalui penegasan Jokowi sebagai kader PSI.

"Pesan keluar, saya pikir bahwa beliau ini siap untuk berjuang sama-sama PSI. Di tengah diskusi dinamika apakah presidential threshold-nya akan 5, 6, atau 7, PSI siap berjuang. Jadi teman-teman artikan sendiri kira-kira beliau itu komitmennya sebesar apa," kata Grace.

Grace menilai kehadiran Jokowi memiliki arti bagi PSI, terutama dalam proses melengkapi struktur organisasi hingga tingkat desa. Sebelumnya, Jokowi menjelaskan bahwa dirinya membuka KTA PSI untuk menjawab keraguan mengenai statusnya di partai tersebut, aksi yang ia lakukan saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Bandung pada Sabtu (26/9/2026) lalu.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar