Geely Luncurkan Teknologi Pengisian Daya Berbasis AI, Daya Puncak Tembus 2.250 kW

JAKARTA — Geely Auto resmi meluncurkan teknologi pengisian daya baterai mobil listrik berbasis AI bernama Geely Smart Charge. Teknologi ini didukung model hemat energi Xingrui PowerMind dan menandai rekor baru di industri otomotif melalui stasiun pengisian daya dengan daya puncak satu nosel mencapai 2.250 kW.

Sistem ini mengintegrasikan model energi Xingrui PowerMind untuk menjalankan tiga fungsi inti: Extreme Charge, Smart Charge, dan Auto Charge. Melalui algoritma prediksi termal, sistem mampu memprediksi perubahan suhu baterai 30 detik lebih awal serta menyesuaikan daya pengisian secara dinamis. Hasilnya, suhu rata-rata baterai terjaga di bawah 55 derajat Celsius dan suhu puncak di bawah 65 derajat Celsius.

Berdasarkan data pengujian Pusat Penelitian dan Teknologi Otomotif China (CATARC) , model Lynk & Co 10 yang menggunakan teknologi ini mencatatkan daya pengisian puncak hingga 1.093 kW. Dalam proses pengisian dari 10 persen hingga 97 persen, suhu baterai terjaga di bawah 55 derajat Celsius selama 57 persen dari total waktu pengisian.

Bersamaan dengan teknologi tersebut, Geely memperkenalkan generasi baru baterai ultra cepat Aegis Golden Brick. Varian Baterai 12C berukuran 395 mm yang terpasang pada Lynk & Co 10 dan Zeekr 001 mampu mengisi daya dari 10 persen ke 70 persen dalam waktu sekitar 4 menit 30 detik. Sementara itu, pengisian dari 10 persen hingga 97 persen membutuhkan waktu 8 menit 40 detik.

Adapun Baterai 6C berukuran 370 mm pada Geely Galaxy E5 terbaru menawarkan durasi pengisian 10 persen ke 70 persen dalam 8 menit 25 detik.

Hingga akhir 2027, Geely menargetkan penyebaran lebih dari 100.000 unit pengisi daya portabel di Tiongkok, dengan lebih dari 50.000 unit di antaranya merupakan Geely Smart Charge.

Perusahaan juga memberikan insentif tunjangan pengisian daya sebesar 1.000 yuan per tahun selama dua tahun bagi pemilik pertama model baru yang dibeli sebelum 1 Januari 2028. Garansi baterai untuk model yang memenuhi syarat turut ditingkatkan dari 8 tahun atau 150.000 km menjadi 8 tahun atau 200.000 km.

Dengan kombinasi AI, pengisian ultra cepat, dan baterai generasi baru, Geely membuktikan bahwa masa depan mobil listrik bukan hanya soal jarak tempuhte tapi juga soal seberapa cepat dan aman baterai dapat diisi ulang.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar