Perkuat Pembiayaan Pensiunan, Bank Sulselbar dan KSP Kopnus Jalin Kerja Sama Kredit Pensiun

Ketua KOPNUS, Joshua Rahmat bersama Direktur Utama Bank Sulselbar, Yulis Suandi saat penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara KOPNUS dan Bank Sulselbar. Senin, 28 September 2026.

MAKASSAR — PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nusantara (Kopnus) untuk penyaluran kredit pensiun melalui pola penerusan pinjaman (channeling scheme). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di Gedung Kopnus CPI, Jalan Sunset Boulevard Ruko Cwalk No. 32, kawasan CPI, Makassar, Senin (28/9/2026).

Dalam skema ini, Bank Sulselbar bertindak sebagai pemilik dana (kreditur asal), sementara KSP Kopnus berperan sebagai perantara agen penyalur. Risiko kredit sepenuhnya berada pada pemilik dana, namun jangkauan dan pembiayaan kepada para pensiunan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Bank Sulselbar Yulis Suandi, Direktur Kredit Bank Sulselbar Dwi, Ketua KSP Kopnus Joshua Rahmat, Advisor Kopnus Dr. Sukriansyah S. Latif, serta jajaran manajemen kedua institusi.

Direktur Utama Bank Sulselbar, Yulis Suandi, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen.

Ketua KOPNUS, Joshua Rahmat bersama Direktur Utama Bank Sulselbar, Yulis Suandi saat penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara KOPNUS dan Bank Sulselbar. Senin, 28 September 2026.

"Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pembiayaan yang inklusif, khususnya bagi para pensiunan. Kita memahami segmen pensiunan memiliki kebutuhan finansial yang spesifik baik untuk menjaga kualitas hidup, kesehatan, maupun aktivitas produktif di masa purnatugas," ujar Yulis.

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi skema channeling ini sejalan dengan transformasi perbankan yang mengedepankan efisiensi, perluasan jangkauan bisnis, serta prinsip prudential banking (kehati-hatian).

Ketua Kopnus, Joshua Rahmat, menyambut hangat terwujudnya kerja sama yang telah digagas selama kurang lebih enam bulan terakhir. Ia mengungkapkan, Bank Sulselbar menjadi BPD kelima yang resmi bermitra dengan Kopnus setelah Bank Kalsel, Bank DKI, Bank Nagari, dan Bank Jateng.

"Fokus kami di Kopnus adalah memberdayakan pensiunan agar kehidupan mereka sejahtera ke depannya. Harapan kami, melalui kerja sama ini, para pensiunan di wilayah Sulawesi Barat dan khususnya di KCU 10 Kopnus dapat memperoleh akses pinjaman yang sehat, mudah, serta terhindar dari jeratan lintah darat atau makelar," tegas Joshua.

Harapan senada disampaikan Kepala Kantor Wilayah X dan XI Kopnus, Subhan Nur. Ia menegaskan bahwa kekuatan, pengalaman, dan jaringan strategis Bank Sulselbar yang dipadukan dengan kompetensi pembiayaan pensiun milik Kopnus akan melahirkan model sinergi yang saling menguntungkan.

"Pekerjaan sesungguhnya justru dimulai setelah penandatanganan ini. Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti sebagai agreement on paper, tetapi benar-benar menjadi action in field yang menghasilkan pertumbuhan bisnis yang sehat, berkelanjutan, dan membawa manfaat nyata bagi kedua institusi serta masyarakat luas," pungkas Subhan.

Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak berkomitmen menjaga koordinasi yang kuat, tata kelola yang baik (good corporate governance), serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap tahap penyaluran pembiayaan.

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar