Cemooh Penonton Sambut Trump dan Infantino saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026
NEW JERSEY - Kemegahan pesta sepak bola dunia seketika berubah canggung. Ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino melangkah ke lapangan Stadion MetLife untuk menghadiri seremoni penyerahan trofi Piala Dunia 2026, mereka tidak disambut tepuk tangan meriah melainkan sorakan cemoohan yang menggema dari sebagian tribun.
Momen kontroversial itu terjadi setelah laga final yang menegangkan antara Spanyol dan Argentina berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan La Furia Roja. Namun sebelum pertandingan bergulir, perhatian justru tertuju pada kedatangan sang pemimpin negeri Paman Sam. Trump tiba dengan helikopter kepresidenan Marine One sekitar 45 menit sebelum kick-off, melintas megah di atas langit New Jersey. Namun laporan menyebut, hampir tidak ada respons berarti dari ribuan penonton di dalam stadion, sebuah keheningan yang justru berbicara banyak.
Trump kemudian menempati area VIP berdinding kaca pelindung di sisi barat stadion, duduk berdampingan dengan Infantino. Di barisan kehormatan lainnya, hadir pula Raja Spanyol Felipe VI, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, dan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. Kehadiran para pemimpin dunia itu menjadi bukti betapa besarnya perhatian global terhadap final perdana yang digelar di tiga negara sekaligus: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Namun, semua kemegahan itu luntur ketika Trump dan Infantino turun ke lapangan pasca-pertandingan. Menurut laporan jurnalis The Guardian, Alexander Abnos, suara siulan dan cemoohan terdengar jelas dari sebagian suporter yang memenuhi stadion berkapasitas raksasa itu. Momen yang seharusnya menjadi puncak kehormatan justru berubah menjadi sorotan tajam bagi dua tokoh dunia tersebut.
Di atas lapangan, Spanyol merayakan gelar Piala Dunia kedua dalam sejarah mereka setelah sebelumnya juara pada 2010 di Afrika Selatan. Gol tunggal Ferran Torres di babak perpanjangan waktu cukup untuk mengubur mimpi Argentina dan Lionel Messi yang harus kembali menelan pil pahit di final.








